Alvarez Walter (1970) mengeluarkan beberapa teori tentang sebab punahnya dinosaurus diantaranya :
1. Teori punahnya dinosaurus akibat wabah penyakit,
2. Punahnya dinosaurus karena perubahan cuaca yang drastis,
Namun banyak terjadi penolakan ketika dua teori pertama dikeluarkan, karena terjadi hal–hal yang tidak sama dengan data-data yang kemudian ditemukan. Setelah beberapa waktu berlalu munculah teori baru yang lebih dapat diterima yang dikenal dengan teori jatuhnya asteroid raksasa ke Bumi.
Pada akhir zaman kapur, jatuh meteor raksasa dari luar angkasa ke bumi. Meteorit itu meledak seperti bom di atmosfer. Karbondiaoksida dan sulfur dioksida yang menguap 3 kali disertai debu bercampur menyelimuti langit dibumi. Selama beberapa tahun sulfur dioksida dan debu menjadi hamparan kabut dan menghalangi sinar matahari. Kemudian suhunya menjadi rendah dan tanaman mati karena tidak bisa berfotosintesis. Sulfur dioksida bercampur air hujan dan menjadi hujan asam di bumi, sehingga seluruh ekologi musnah dan mati. Kemudian dinosaurus lenyap dan beberapa lama setelah itu ekologi di bumi pulih, kehidupan mamalia mulai muncul. Ada beberapa argumen tentang musnahnya dinosaurus, seperti turunya suhu dan aktifnya gunung berapi, dan saat ini pendapat tersebut merukpakan argumen, penelitian tentang dinosaurus telah dimulai sejak 150 tahun lalu, tapi masih belum ada titik terang.