Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengapa bentuk benda di luar angkasa, seperti bintang dan planet, cenderung bulat ?

antariksa|690x320

Banyak sekali benda-benda di luar angkasa, terutama planet dan bintang, yang berbentuk bulat. Mengapa bentuk benda di luar angkasa cenderung bulat ?

22

Planet bumi berbentuk bulat bisa disimpulkan dari kebiasaannya berotasi dan berevolusi terhadap matahari. Bahkan foto dari luar angkasa juga telah membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat. Sama dengan bumi, planet lain juga berbentuk bulat namun dengan ukuran yang berbeda-beda, contohnya Jupiter dengan ukurannya yang sangat besar. Apa penyebab planet-planet tersebut berbentuk bulat?

Planet berbentuk bulat karena medan gravitasi yang berpusat pada inti mereka. Sebuah planet berperilaku seperti cairan dimana dalam jangka waktu tertentu akan tertarik ke pusat gravitasinya sebagai akibat gaya tarik gravitasi. proses tarikan inilah yang memaksa sebuah planet untuk berbentuk bulat dengan menarik semua massa mendekat dengan pusat gravitasi. Proses ini disebut dengan “Isostatic Adjustment” atau penyesuaian isostatik.

Berbeda dengan planet, asteroid yang memiliki tubuh lebih kecil memiliki tarikan gravitasi yang lebih lemah. Gravitasi yang lebih lemah ini tidak mampu melawan kekuatan mekanik asteroid untuk memaksa tubuh asteroid memusatkan massa ke pusat gravitasinya Akibatnya, badan-badan ini tidak membentuk bola tetapi menjadi bentuk yang tak teratur dan bentuk yang terbisah-pisah.

Sumber:
Sains.me

Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat bahwa matahari berbentuk bulat, demikian juga bulan yang kita lihat pada saat bulan penuh juga berbentuk bulat, selain itu kita juga mengetahui jikaplanet-planet dalam tata surya kita juga berbentuk bulat.Memang tidak bulat sepenuhnya tetapi dapat dikatakan bulat.

Salah satu faktor yang membuat benda di antariksa berbentuk bulat adalah ;

Gravitasi

Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat bahwa matahari berbentuk bulat, demikian juga bulan yang kita lihat pada saat bulan penuh juga berbentuk bulat, selain itu kita juga mengetahui jikaplanet-planet dalam tata surya kita juga berbentuk bulat.Memang tidak bulat sepenuhnya tetapi dapat dikatakan bulat.

Rotasi dan revolusi

Benda-benda angkasa mengalami rotasi dan juga revolusi yang beraturan, dalam proses ini muncul energi yang dapat menyebabkan bentuk benda yang tadinya tidak beraturan menjadi bulat atau elips. Mungkin jika benda angkasa bergerak tidak beraturan / zigzag bentuk benda tersebut juga tidak beraturan.

Teori Big Bang adalah sebuah pemikiran ilmuwan tentang proses terbentuknya alam semesta. Alam semesta tercipta dari peristiwa Big Bang (Dentuman Besar), Dentuman Besar merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta. Bukankah seharusnya benda yang meledak bentuknya tidak beraturan? Kenapa sekarang jadi bulat? Ada dua kemungkinan penyebab serpihan-serpihan tersebut berubah menjadi bulat.

Gaya Gravitasi
Gravitasi adalah gaya tarik setiap objek pada objek lainnya. Karena gravitasi itu pula, benda-benda langit lainnya tetap berada di tempatnya, tidak terbang ke sana ke mari. Planet-planet di Tata Surya terbentuk dari tabrakan serpih-serpih material. Ketika planet-planet yang baru tumbuh itu bertambah besar, gravitasi mereka cenderung menarik masuk serpihan-serpihan material yang lebih kecil. Kemudian serpihan-serpihan material itu dipipihkan. Proses ini berlangsung terus-menerus sehingga terbentuklah sebuah planet yang berbentuk bulat.

Planet-planet di Tata Surya terbentuk dari tabrakan serpih-serpih material. Ketika planet-planet yang baru tumbuh itu bertambah besar, gravitasi mereka cenderung menarik masuk serpihan-serpihan material yang lebih kecil. Kemudian serpihan-serpihan material itu dipipihkan. Proses ini berlangsung terus-menerus sehingga terbentuklah sebuah planet yang berbentuk bulat.

Rotasi
Seluruh objek yang ada di alam semesta ini berotasi, seperti planet, bintang, galaksi bahkan lubang hitam yang ada dilangit selalu bergerak berputar dengan sudut putaran yang tidak stabil namun konstan. Selain berputar, objek-objek langit tersebut juga melakukan revolusi yaitu bergerak mengelilingi benda lainnya yang memiliki massa yang lebih besar dan proses revolusi ini selalu berbentuk bulat atapun ellips.

Reference