Teori Big Bang adalah sebuah pemikiran ilmuwan tentang proses terbentuknya alam semesta. Alam semesta tercipta dari peristiwa Big Bang (Dentuman Besar), Dentuman Besar merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta. Bukankah seharusnya benda yang meledak bentuknya tidak beraturan? Kenapa sekarang jadi bulat? Ada dua kemungkinan penyebab serpihan-serpihan tersebut berubah menjadi bulat.
Gaya Gravitasi
Gravitasi adalah gaya tarik setiap objek pada objek lainnya. Karena gravitasi itu pula, benda-benda langit lainnya tetap berada di tempatnya, tidak terbang ke sana ke mari. Planet-planet di Tata Surya terbentuk dari tabrakan serpih-serpih material. Ketika planet-planet yang baru tumbuh itu bertambah besar, gravitasi mereka cenderung menarik masuk serpihan-serpihan material yang lebih kecil. Kemudian serpihan-serpihan material itu dipipihkan. Proses ini berlangsung terus-menerus sehingga terbentuklah sebuah planet yang berbentuk bulat.
Planet-planet di Tata Surya terbentuk dari tabrakan serpih-serpih material. Ketika planet-planet yang baru tumbuh itu bertambah besar, gravitasi mereka cenderung menarik masuk serpihan-serpihan material yang lebih kecil. Kemudian serpihan-serpihan material itu dipipihkan. Proses ini berlangsung terus-menerus sehingga terbentuklah sebuah planet yang berbentuk bulat.
Rotasi
Seluruh objek yang ada di alam semesta ini berotasi, seperti planet, bintang, galaksi bahkan lubang hitam yang ada dilangit selalu bergerak berputar dengan sudut putaran yang tidak stabil namun konstan. Selain berputar, objek-objek langit tersebut juga melakukan revolusi yaitu bergerak mengelilingi benda lainnya yang memiliki massa yang lebih besar dan proses revolusi ini selalu berbentuk bulat atapun ellips.
Reference