Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Haruskah Air Minum Dalam Botol Plastik Dilarang?

botol plastik|690x862
[details="Sumber Gambar:"]
https://unsplash.com/photos/nfDBmg1K4Uw?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink
[/details]

Data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2017 menunjukkan bahwa sampah plastik menempati urutan kedua teratas dari keseluruhan komposisi sampah di Indonesia dengan persentase sebanyak 14%. Sementara itu, menurut theguardian.com, secara global, sekitar 20.000 botol plastik dibeli setiap detik pada tahun 2017, yang sebagian besar berisi air minum. Lebih dari separuh botol tersebut tidak dikembalikan untuk didaur ulang, dan dari yang didaur ulang, hanya 7% yang diubah menjadi botol baru.
Setelah melihat data-data ini, menurutmu haruskah air minum dalam botol plastik dilarang?

[details="Sumber:"]
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/11/01/komposisi-sampah-di-indonesia-didominasi-sampah-organik
https://www.theguardian.com/environment/2017/jun/28/a-million-a-minute-worlds-plastic-bottle-binge-as-dangerous-as-climate-change
[/details]

98

Penggunaan plastik dalam aktivitas manusia di kehidupan sehari-hari memang sulit untuk dihindari, khususnya dalam penggunaannya sebagai kemasan atau wadah. Hal ini karena plastik dianggap lebih efektif dan fleksibel. Sebagian orang meganggap bahwa pemakaian plastik dapat mengurangi barang bawaan mereka khususnya ketika membawa makanan atau minuman, sebab jika makanan atau minuman tersebut telah habis maka kemasan berupa plastik tersebut dapat segera dibuang. Padahal jika setiap individu membuang sampah plastik setiap harinya, maka akan berdampak buruk bagi lingkungan. Disamping itu, penggunaan plastik juga digunakan pada berbagai industri untuk mengemas produk yang akan mereka jual. Hal ini karena kemasan plastik dianggap lebih murah sehingga dapat menekan biaya input produksi suatu perusahaan. Dengan demikian, harga produk yang mereka jual juga lebih terjangkau.

Menurut saya, penggunaan botol plastik untuk air minum ini dapat dihindari. Namun, mungkin terdapat beberapa produk minuman yang tidak memungkinkan untuk tidak menggunakan botol plastic. Untuk itu, terdapat upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam menekan penggunaan plastik, diantaranya seperti mengurangi penggunaan sedotan plastik dan menggantinya menjadi sedotan stainless, menggunakan tas kain ketika berbelanja, dan membawa botol minuman atau tumbler. Selain itu, juga terdapat beberapa kota yang telah membatasi penggunaan plastic sepeerti Bogor, Balikpapan, Denpasar, Jambi, dan Bali. Tidak hanya itu, Pemerintah Indonesia juga telah merencanakan untuk membatasi sampah plastik dengan memberikan surat Edaran Nomor 12 Tahun 2019 tentang Larangan Penggunaan Kemasan Air MInum Berbahan Plastic Sekali Pakai Dan/Atau Kantong Plastic Di Lingkungan Perkantoran.

[details="Summary"]
https://bkpsdm.palangkaraya.go.id/berita-231/larangan-penggunaan-kemasan-air-minum-berbahan-plastik-sekali-pakai-atau-kantong-plastik.html
[/details]

Setuju namun jika kita lihat disekeliling, masih banyak sekali bahan berbahan plastik (bukan hanya botol minuman) yang sama sama dapat membahayakan lingkungan. Mungkin cara pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat plastik yang mudah untuk didaur ulang, serta membuat kebijakan untuk lebih memngurangi penggunaan plastik. Bisa juga dengan sosialisasi pada kantin kantin sekolah, perusahaan, dan di masyarakat luas agar berhenti menggunakan plastik dan diganti dengan bahan yang mudah terurai

Larangan botol plastik merupakan tindak lanjut dari gerakan Indonesia Bersih yang diselenggarakan pada 21 Februari 2019 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melaksanakan kebijakan nasional tentang pengolahan sampah berupa pengurangan sampah plastik. Seperti yang kita tau air minum kemasan botol plastik biasanya jadi pilihan praktis saat berada di luar rumah karena memberikan kesan simple dan praktis. Namun tanpa kita sadari, ada bahaya dari minuman berbotol plastik itu, peneliti menyarankan lebih baik tidak minum dari botol air plastik, karena dapat berpengaruh bagi kesehatan tubuh dan juga lingkungan.

Jenis botol plastik yang dilarang adalah jenis Polyethylene Terephthalate atau PET. Polyethylene Terephthalate merupakan jenis plastik yang sering digunakan sebagai wadah makanan dan kemasan air mineral. Jenis plastik ini dirancang untuk penggunaan sekali pakai. Apabila digunakan secara berulang, plastik berbahan dasar Polyethylene Terephthalate dapat meningkatkan resiko ikut terkonsumsinya bahan plastik dan bakteri yang berkembang pada bahan terebut. Jadi, menurut ku penggunaan botol plastic sepertinya memang harus dilarang karena membarikan efek buruk bagi kesehatan tubuh maupun lingkungan, memang akan susah untuk memulai langkah ini tapi dengan keberadaan tumbler air akan memudahkan kita untuk melakukan gerakan stop penggunaan botol plastik untuk minum.

[details="Referensi"]
Wikipedia larangan botol plastik
[/details]

Dilansir oleh Naturallivingideas.com , alasan kita harus berhenti mengonsumsi air botolan:
Sebuah tinjauan terhadap industri air minum dalam kemasan oleh NRDC, Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam, menetapkan bahwa tidak ada jaminan bahwa air minum dalam kemasan lebih bersih atau lebih aman.

Hasil penelitian dari 1.000 botol air, mereka menemukan setidaknya 25 persen air botolan sebenarnya hanyalah air ledeng. Sementara 22 persen dari air minum kemasan yang realtif murni dan bersih mengandung tingkat kimiawi yang berada di atas batas kesehatan.

Jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, kontaminan tersebut dapat menyebabkan kanker dan masalah kesehatan lainnya, terutama mereka yang sistem kekebalannya lemah.

Penelitian lain telah menemukan bahwa sampel air kemasan tidak hanya mengandung phthalate tetapi beberapa mengandung jamur, mikroba, benzena, trihalomethanes bahkan arsenik.

Menurut saya pribadi, saya sangat setuju jika penggunaa botol plastik sudah dilarang atau jarang yang menggunakan. Karena pastik sendiri sangat sulit untuk terurai. Semakin banyak botol plastik yang dipakai dan dibuat maka nantinya akan merusak alam dan imbasnya ke anak-anak kita sebagai generasi penerus. Saat ini sebenarnya sudah ada larangan untuk menggunakan barang barang plastik seperti halnya botol plastik itu sendiri, namun respon msyarakat yang kurng baik, kurangnya pemahaman dan susahnya mencari pengganti botol plastik

[quote="rizkinaarya, post:18, topic:160456"]
Saat ini sebenarnya sudah ada larangan untuk menggunakan barang barang plastik seperti halnya botol plastik itu sendiri, namun respon msyarakat yang kurng baik, kurangnya pemahaman dan susahnya mencari pengganti botol plastik
[/quote]
Benar sekali kak @rizkinaarya, kurangnya pemahaman inilah yang membuat respon masyarakat menjadi abai dan kurang baik terhadap peraturan tersebut. Saya yakin jika masyarakat sudah benar-benar paham betapa bahayanya limbah plastik ini, pasti dengan sendirinya mereka akan sadar untuk mulai menggunakan wadah atau tempat penyimpanan lain untuk air minum mereka.

Sampah plastik adalah sampah yang sulit diurai. Saya setuju jika kemasan plastik sekali pakai dilarang. Namun memang perlu melibatkan banyak pihak. Pasalnya, bahan baku plastik ini relatif murah untuk dijadikan kemasan sehingga masih digunakan oleh industri untuk mengemas produknya. Sebelum pandemi, kampus saya telah melarang untuk menggunakan kantong dan kemasan plastik sekali pakai. Hal ini merupakan langkah untuk mengurangi penggunaan plastik.

Untuk penerapan dilarangnya air minum botol plastik menurut saya masih banyak prosesnya, perlu melibatkan banyak pihak agar dapat terealisasi serta perlu untuk melihat dampaknya terhadap masyarakat dan sektor-sektor lainnya. Hal yang paling mudah untuk mengurangi botol plastik yaitu dimulai dari diri sendiri. Gunakan botol minum seperti botol tumbler untuk mengganti kemasan plastik sekali pakai.