Sepeda adalah alat transportasi yang sederhana pada awalnya, namun seiring perkembangan zaman sepeda sekarang telah ada yang menggunakan tenaga listrik, yang disebut sepeda elektrik. Seperti ditulisEnsiklopedia Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Perancis. Menurut kabar sejarah, negeri itu sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamaivelocipede (Sumber: 1, 2013). “Velo” artinya cepat dan “Pede” artinya kaki, jadi “velocipede”artinya kaki yang (melangkah atau mengayuh). Bertahun-tahun, velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk hasil rancang bangun kendaraan dua roda.
Prinsip kerja sepeda ialah roda sepeda (yang belakang) dihubungkan dengan rantai ke gearyang digerakkan oleh pedal. Gear ini lebih kecil dari pada roda, tapi kecepatan linier roda pasti lebih besar dari pada kecepatan linier gear, sehingga untuk menggerakkan roda yang besar diperlukan usaha mengayuh yang kecil saja. Prinsip bergeraknya sepeda adalah gerak rotasi roda terhadap porosnya di lintasan (jalan) akan menyebabkan gerak translasi juga (melaju di jalan).
Misal tiap detiknya terjadi satu putaran (360° atau 2π radian), maka kecepatan sudut roda sepeda ω = 2π / T = 2π rad/detik. Kecepatan sudut ini tentunya menghasilkan kecepatan linier, kecepatan ban bergerak yaitu v = ω.R misal radius roda sepeda 0,25 meter, maka kecepatan liniernya v = 1,57 m/s. Karena permukaan ban bersinggungan dengan jalan maka roda akan bergerak di jalan.