Ciri-ciri Betina siap kawain adalah dilihat dari besarnya perut betina. Apabila sudah terlihat membesar maka ikan tersebut sudah siap dikawinkan.
Sedangkan Kematangan gonad dari ikan cupang Jantan dilihat dari banyaknya bintik hitam yang terdapat pada sirip punggung jantan.
Umur cupang yang siap untuk melakukan pemijahan adalah 6-7 bulan.
Menurut George (2009), seleksi induk untuk pemijahan akan menentukan hasil panen. Seleksi induk dapat dilakukan dengan cara memilih calon induk yang berkualitas, yaitu :
- Ikan yang memiliki ketahanan fisik dan mental yang baik,
- Pangkal ekor tebal dan lebar, sehat,
- Gerakan lincah dan tidak cacat.
- Respon musuh, respon terhadap pakan, matang,
- Umur diatas tujuh bulan.
Tingkat Kematangan Gonad
Pengamatan kematangan gonad dapat dilakukan dengan berbagai cara,antara lain dengan membuat irisan gonad dan diamati struktur histologisnya, melihat morfologi gonad secara visual.
-
Pengamatan morfologi gonad pada ikan betina berupa : bentuk ovarium, besar-kecilnya ovarium, pengisian ovarium dalam rongga tubuh, warna ovarium, halus-tidaknya ovarium, secara umum ukuran telur dalam ovarium, kejelasan bentuk dan warna telur dengan bagian-bagiannya, ukuran (garis tengah) telur, dan warna telur.
-
Pengamatan morfologi gonad pada ikan jantan berupa : bentuk testis, besar-kecilnya testis, pengisian testis dalam rongga tubuh, warna testis, keluar-tidaknya cairan dari testis (dalam keadaan segar) (Effendie, 1979).
Menurut Holden dan Rait (1974), tingkat kematangan gonad (TKG) secara umum adalah sebagai berikut: TKG I (immature), TKG II (maturing), TKG III (maturing ripe), TKG IV (ripe), dan TKG V (spent) dengan deskripsi dalam Tabel berikut ini,
Tabel Tingkat Kematangan Gonad secara umum (Holden dan Rait, 1974).
| TKG |
Tahapan |
Visual |
Miskroskopis |
| I |
Immature |
Ovari kecil dan testis 1/3 dari rongga badan, bentuk telur oval. Warna ovari merah muda, transparan, testis keputihan |
Telur kecil, tidak nampak oleh mata telanjang, diameter 1-16 cm, transparan. |
| II |
Maturing |
Ovari kecil dan testis 1/2 dari rongga badan, memanjang. Warna ovari merah muda, transparan, testis keputihan agak simetris |
Telur tidak tampak oleh mata telanjang, telur jernih, ukuran diameter 10-21 m |
| III |
Maturing ripe |
Ovari kecil dan testis 1/2- 2/3 dari rongga badan, kanan dan kiri gonad tidak simetris. Warna ovari kuning,tampak granula dan pembuluh darah di permukaan, testis warna keputihan |
Telur tampak buram tidak transparan, ukuran diameternya 29-52 m |
| IV |
Ripe |
Ovari dan testis 2/3 sampai penuh dalam rongga badan, warna orange- merah muda, pembuluh darah di permukaan, testis abu-abu dan lembut |
Telur masak semi transparan, ukuran diameternya 45-70 m. |
| V |
Spent |
Ovari dan testis 2/3 sampai penuh dalam rongga badan, warna orange- merah muda, pembuluh darah di permukaan, testis abu-abu dan lembut. |
Telur masak semi transparan, ukuran diameternya 51-93 m. |
Fekunditas (Jumlah telur) ikan cupang, dapat ditentukan berdasrkan pengaruh umur, dan pakan yang diberikan. Jumlah telur semakin meningkat dengan bertambahnya umur. Umur ikan menentukan tingkat kematangan gonad dan jumlah telurnya. Keberadaan pigmen diduga juga mempengaruhi fekunditas.