Awalnya saya juga menjadi bagian dari individu yang sangat memusingkan dengan istilah-istilah tersebut, bahkan tidak hanya pada level PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) saja, saya juga sempat bingung mengenai kepanjangannya hingga kenapa PPKM menjadi kebijakan lanjutan dari PSBB (pembatasan sosial berskala besar) sampai kemudian akibat kepusingan saya, pun karena saya memang tinggal di pulau Jawa yang saat itu menjadi wilayah yang terkena dampaknya, maka akhirnya saya mencari tahu, mencari informasi, mulai dari melihat berita-berita nasional pada media berita online, sampai dengan media milik provinsi saya sendiri yaitu Jawa Barat, barulah saya mengerti apa itu PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat), mengapa diadakannya PPKM, hinggga mengapa dibagi menjadi beberapa tingkatan level.
Yang saya peroleh, dari tiap level memiliki kebijakan atau aturannya tersendiri, yang berbeda antara satu sama lain, dimana semakin kecil levelnya, maka semakin longgar pula pembatasan kegiatan masyarkatnya, sehinga menurut saya, kita harus tau dan mau mempelajari terlebih dahulu lebih mendalam tentang PPKM dan level-levelnya tersebut, agar kita paham. karena mengingat tidak sulit kita memperoleh informasi tersebut, yang dapat dengan mudah diperoleh melalui handphone yang kita miliiki, tetapi tetap dengan mencari informasi pada situs atau web yang memang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Sehingga pada intinya, menurut saya pemberian level pada PPKM tidak memusiangkan dan cukup mudah dipahami.