
Presiden RI, Joko Widodo, melalui juru bicara Presiden Fadjroel Rachman kembali menyatakan bahwa dirinya menolak jabatan presiden tiga periode. Pernyataan ini merupakan pernyataan kesekian kali dari mantan Walikota Solo itu terkait terus berhembusnya dorongan agar ia manggung lagi di kepemimpinan nasional. Berdasarkan pernyataan Presiden Joko Widodo pada 15 Maret 2021 lalu, beliau mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki niat, tidak juga berminat menjadi presiden tiga periode. Alasannya, konstitusi mengamanahkan dua periode.
Namun, meski berulang kali pernyatan Jokowi soal penolakan jabatan tiga periode ini disampaikan, toh dorongan itu tetap ada juga. Bahkan di antara pendukungnya ada yang membentuk relawan Jokowi. Sementara wacana amandemen yang digodhok di MPR pun disinyalir punya arah ke sana.
Bisakah hal ini diperccaya?