[quote="wandaerika, post:8, topic:161521"]
Yang seharusnya dilakukan politikus seperti Ketua DPR Puan Maharani, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimim Iskandar, dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono adalah mengalokasikan dana promosi tersebut untuk memulihkan situasi negara dan membantu masyarakat yang bergulat menyelematkan diri dari pandemic
[/quote]
[quote="yunikartika02, post:2, topic:161521"]
Harga baliho yang lumayan memakan anggaran bisa dialokasikan untuk membantu masyarakat yang sedang keusahan, politisi seharusnya lebih bijak dalam mengambil keputusan
[/quote]
[quote="Dina_Maharani, post:4, topic:161521"]
lebih baik anggaran para politisi yang melakukan kampanye di tengah pandemi ini di salurkan kepada yang membutuhkan
[/quote]
[quote="andrew_fritz, post:7, topic:161521"]
Mereka alih-alih menyumbangkan dananya untuk membantu meringankan beban para korban yang terkena efek pandemi, mereka justru mengucurkan dananya untuk hal-hal yang sekiranya masih dapat ditunda.
[/quote]
I couldn't agree less with this statement. I mean, justru pemasangan baliho itu juga merupakan salah satu usaha membantu masyarakat yang berkecimpung di dunia indsutri kreatif percetakan yang jelas-jelas juga terdampak pandemi. Lagi pula pemasangan baliho ngga ada hubungannya sama krisis empati, pasang baliho (atau orang-orang menyebutnya kampanye, meskipun saya juga tidak setuju akan hal ini) dan empati merupakan dua sisi koin yang berbeda. Orang pasang baliho, tidak serta merta dikatakan mereka rendah empati. Kita kan cuma tau satu sisi aja ya, yang keliatan aja, namun sayangnya tidak semua masyarakat dapat menerima.
Analoginya tuh gini, ketika masa pandemi trend bersepeda juga merajalela. Tak sedikit orang yang membeli sepeda baru di tengah pandemi. Misalnya kalau kita butuh sepeda baru kamu beli sepeda ngga ? Atau kalau lagi ngga butuh tapi pengen beli sepeda baru, tetep beli kan? Terus kalau ada orang yang tiba tiba nyinyir kenapa harus beli sepeda baru sih di antara banyak orang kelaparan? Kenapa uangnya ngga kamu disumbangkan kepada orang yang membutuhkan?. See, kalau kita ikuti pendirian-pendirian kayak gini, akhirnya kita akan sampai pada nyinyir tak berujung, merembet kemana-mana, tiap ada orang happy di tengah pandemi,langsung dijudge nggapunya empati.
Pemasangan baliho ditengah pandemi ini bukan menandakan rendahnya empati. Kehidupan politik itu juga harus terus berjalan, agar negara ini seimbang. Pemasangan baliho ini akan SALAH, jika... jika pemasangannya ditempat yang tidak diizinkan dan tidak membayar pajak