Rehabilitasi yang memiliki makna pengembalian nama baik atau pengembalian hak seseorang yang telah hilang agar dapat diterima kembali ditengah masyarakat ternyata ada 3 golongan, diantaranya:
1. Rehabilitasi Fisik – Mempunyai arti melatih, menyembuhkan daan mengembalikan kondisi tubuh seseorang yang telah rusak atau cacat pada keadaan yang semula. Contohnya : Seseorang memiliki bentuk tubuh yang bugar dan kesehatan fisik yang baik dapat berubah dratis menjadi kurus, mudah sakit sakitan dan mengalami kerusakan pada organ tubuh tertentu misalnya jantung, paru paru, lambung atau hati , kondisi ini dialami karena telah menjadi pengguna narkoba. Rehabilitasi sangat dibutuhkan guna mengembalikan kembali kondisi tubuhnya pada kondisi terbaiknya seperti saat dirinya belum menjadi pengguna narkoba. perbaikan terhadap kondisi fisiknya diharapkan dapat membuat orang yang bersangkutan dapat kembali bugar dan bisa beraktifitas seperti layaknya orang orang yang bukan pemakai narkoba.
2. Rehabilitasi narkoba – Mempunyai arti untuk mengembalikan kondisi kejiwaan bagi para pecandu narkoba agar bisa terlepas dari keterikatannya pada obat obatan terlarang. Kegiatan ini dapat pula diberikan bagi pengguna narkoba yang belum memasuki masa kecanduan atau ketergantungan, bagi seseorang yang belum kecanduan akan lebih cepat mengalami penyembuhan karena zat racun yang ada pada narkoba belum sepenuhnya mengendalikan aktifitas sel sel otak. Rehabilitasi narkoba lebih mengutamakan pada upaya menghilangkan efek buruk dari kecanduan narkoba agar kondisi dipecandu dapat kembali normal. Jika kondisi ini dilakukan dengan jalan terapi, pembinaan dan di imbangi kegiatanpositif yang disesuaikan dengan bakat dan minatnya secara terus menerus (rehabilitasi jangka panjang, setidaknya selama 6 bulan), maka orang yang bersangkutan akan mengalami perubahan prilaku yang lebih baik, mampu mengurangi kekambuhannya pada narkoba dan dapat sembuh total. (baca : bahaya narkoba)
3. Rehabilitasi mental (kejiwaan) – Mempunyai arti sebuah upaya yang dilakukan untuyk perbaikan cara berfikir seseorang dan menata kembali kejiwaanntya yang sedang terganggu. Kondisi ini dapataa berupa depresi, stres berat, emosional yang tidak stabil, mudah berubah ubah pendirian, mudah tersinggung, dan sering berhalusinasi. keadaan ini bisa diakibatkan karena begitu beratnya beban kehidupan seseorang yang harus dihadapi atau akibat penyalahgunaan obat obatan terlarang. Rehabilitasi mental adalah jalan terbaik untuk penyembuhan , pengobtan dan mengembalikan karakter sifat seseorang agar kembali normal. Kegiatan ini banyak didakan pada rumah sakit jiwa yang khusus menangani orang orang yang mengalami ketidakstabilan emosi dan jiwa yang sedang terganggu.