Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Lukisan Edvard Munch : Scream

LI Light Yagami 8 years ago

Scream, Norwegia, Edvard Munch, 1893|690x856

Scream, Norwegia, Edvard Munch, 1893
Oil, tempera, pastel and crayon on cardboard, Dimensions : 91 cm × 73.5 cm, Location : National Gallery and Munch Museum, Oslo, Norway

Scream adalah nama populer yang diberikan untuk lukisan yang diciptakan oleh seniman Ekspresionis Norwegia, Edvard Munch, pada tahun 1893. Judul asli Jerman yang diberikan oleh Munch untuk karyanya adalah Der Schrei der Natur (The Scream of Nature), dan judul Norwegia adalah Skrik (Shriek).

Wajah kesakitan dalam lukisan itu telah menjadi salah satu gambar seni yang paling ikonik, dipandang sebagai simbol kegelisahan kondisi manusia.

Munch ingat ketika ia berjalan-jalan saat matahari terbenam dan tiba-tiba sinar matahari terbenam mengubah awan berwarna "merah darah". Dia merasakan "jeritan tak terbatas melewati alam". Para peneliti telah menemukan tempat itu , yaitu di fjord yang menghadap ke Oslo.

Munch menciptakan dua versi cat dan dua versi pastel. Kedua versi yang dilukis telah dicuri.

Dalam diarinya yang ditulis pada tanggal "Nice 22 January 1892", Munch menulis:

One evening I was walking along a path, the city was on one side and the fjord below. I felt tired and ill. I stopped and looked out over the fjord—the sun was setting, and the clouds turning blood red. I sensed a scream passing through nature; it seemed to me that I heard the scream. I painted this picture, painted the clouds as actual blood. The color shrieked. This became The Scream.

Kemudian dia menjelaskan inspirasinya ketika melukis lukisan ini :

I was walking along the road with two friends – the sun was setting – suddenly the sky turned blood red – I paused, feeling exhausted, and leaned on the fence – there was blood and tongues of fire above the blue-black fjord and the city – my friends walked on, and I stood there trembling with anxiety – and I sensed an infinite scream passing through nature.

42

image|300x192
* The Scream yang judul aslinya The Scream of Nature adalah sebuah lukisan ekspresionis oleh seniman Norwegia Edvard Munch yang menjadi sumber inspirasi bagi banyak pelukis lainnya dalam aliran ini. Lukisan ini dianggap oleh banyak orang sebagai karyanya yang paling penting.

  • Sebagian lagi mengatakan kalau lukisan ini melambangkan manusia modern yang tercekam oleh serangan angst (kecemasan eksistensial, dengan cakrawala yang diilhami oleh senja yang merah, yang dilihat setelah letusan Gunung Krakatau pada 1883. Lansekap di belakang adalah Oslofjord, yang dilihat dari bukit Ekeberg.

  • Kata skrik dalam bahasa Norwegia biasanya diterjemahkan menjadi “scream” (jeritan), namun kata ini juga mempunyai akar kata yang sama dengan kata bahasa Inggris shriek. Kadang-kadang lukisan ini disebut juga The Cry (“Tangisan”).