Berat submerge nya sekitar 48000 ton, bandingkan dengan saingan terdekatnya dari
Amerika SSBN Ohio yang “hanya” 19000 ton. Ukuran raksasa ini untuk menunjang
misi utama Typhoon, yaitu sebagai peluncur missil balistik nuklir (SLBM –
submarine launched ballistic missile). SLBM, apalagi buatan Soviet/Russia
berukuran sangat besar, sehingga ukuran kapal pembawanya pun harus disesuaikan.
Ukuran besar ini juga menyediakan ruang ekstra bagi kenyamanan awaknya, bahkan
didalamnya ada gym dan kolam renang.
berprofil lingkaran, tapi Typhoon berprofil ellips horizontal. Bentuk melebar
ini karena Typhoon memiliki multiple pressure hull. Disain ini dapat mengingkatkan
survivabilitas.
1/350 dan 1/700. Mokit skala 1/350 sangat detail. Pintu peluncuran SLBM bisa
diposisikan terbuka di skala ini. Typhoon adalah kapal selam berukuran raksasa,
sehingga model skala 1/350 nya pun berukuran cukup besar. Bagi modeler yang
tidak memiliki ruangan cukup besar untuk memajang model 1/350, hobbyboss juga
mengeluarkan versi 1/700 nya.
ini pintu peluncuran SLBM tidak bisa diposisikan terbuka. Tapi untuk urusan
detail masih sangat tajam untuk 1/700 walaupun hanya mengandalkan plastic parts.
| Hull |
atau terdeploy. Shrouded propeller di skala ini berukuran sangat kecil.
Sehingga hobbyboss menyediakan dalam bentuk satu part. Dengan pengecatan yang
baik, part ini akan terlihat realistis.
| Periscope mast |
surface detail di model ini memang sedkit berlebihan. Kapal selam modern seharusnya
berkulit mulus. Perlu sanding di permukaan hull untuk menghasilkan tekstur
anechoic tile yang realistis.
| Hull detail |
sederhana membuat mokit ini cocok untuk pemula.
realistis dengan mokit ini. Kapal selam modern pada dasarnya berbentuk monoton,
tapi dengan teknik weathering yang tepat dapat menjadi model yang eye catching.
Tidak hanya itu, ukuran model yang kecil memungkinkan untuk membuat diorama
yang tidak terlalu memakan tempat. Typhoon sedang berlabuh di dermaga beku
dengan sedkit lapisan es diatas hull sepertinya akan jadi diorama yang unik.