Apakah hewan itu adalah penguin kaisar jantan, yang menghabiskan musim dingin di Antartika beku dengan meringkuk bersama kawanannya dan masing – masing menjaga keseimbangan satu – satunya telur berharga di ujung kakinya? Atau mungkin, laba – laba sosial betina australia, yang berkorban sangat besar dengan membiarkan anak – anaknya berpesta memakan tubuhnya sehingga membuatnya terbunuh dalam proses itu?
Ya, boleh jadi salah satu cara mengukur keberhasilan para induk hewan dengan cara mengetahui lamanya keluarga hewan itu bisa bertahan bersama – sama jika anak – anak hewan itu tetap berada di sisi induknya dalam waktu yang lama, dapat diperkirakan bahwa mereka telah dipelihara dengan baik.
Berdasarkan kriteria ini, jelas pemenangnya adalah paus pembunuh yang juga dikenal dengan nama Paus pembunuh adalah kelompok keluarga paling stabil diantara seluruh mamalia dan yang mengejutkan, setelah 25 tahun penelitian intensif melakukan pengamatan terhadap kelompok paus pembunuh ini di perairan pantai timur laut Samudra Pasifik, para peneliti belum mengamati satu kejadian pun seekor paus pembunuh meninggalkan induk betinanya. Sejauh yang kita tahu, setiap paus pembunuh tinggal dalam kelompok keluarganya sepanjang hidup.
Referensi : https://unikterbaru.wordpress.com