
Penyakit ini dinyatakan untuk pertama kali dalam tahun 1966 di Italia dan kemudian di Hongkong. Pada tahun 1972 penyakit ini dilihat antara lain di Inggris, Austria dan Perancis. Kemudian dari Jerman, Belgia, dan Jepang ada mengenai munculnya penyakit di negara ini. Di Nederland hanya satu kali penyakit vesikuler sporadis laporan didiagnosis yakni dalam tahun 1975. Umumnya penyakit SVD bersifat enzootis.
Di Inggris dilaporkan adanya SVD dalam tahun 1979. Kerugian langsung yang disebabkan oleh SVD sesungguhnya tidak berarti. Kepentingan penyakit ini ialah persamaannya dengan penyakit MK, yang dapat menyebabkan diagnosis banding dengan penyakit MK menjadi sulit sekali. Maka dari itu di beberapa negara dilakukan stamping out bila penyakit ini ditemukan. Semua babi di perusahaan tertular dibunuh dan hewan-hewan kemudian didestruksi. Cara pemberantasan ini mahal sekali.
Referensi: Ressang, AA. 1986. Penyakit Viral Pada Hewan. Jakarta: UI-Press.