Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana proses terjadinya indigesti dengan toksemia?

MI Miska Nourma 8 years ago

Secara teoretis untuk mengenal gangguan ini toksin yang di- curigai seharusnya diteliti, namun karena toksin yang terbentuk segera mengalami metabolisme, hal tersebut tidak dapat dilakukan. Penentuan gangguan semata-mata didasarkan atas tanda-tanda yang telah disebutkan.

sapitem|619x349

18

cow dairy|690x459

Karena senyawa amine yang berlebihan bersifat toksik, maka sel-sel hati pun akan mengalami keracunan, yang selanjutnya akan mengakibatkan gangguan atas metabolisme pada umumnya. Gangguan atas metabolisme hidrat arang mengakibatkan penurunan kadar glukose dalam darah. Karena peningkatan pemecahan protein akan terjadi peningkatan non protein nitrogen di dalam darah. Teracunnya sel-sel hati dan ginjal akan berakibat degenerasi kedua organ tubuh tersebut. Secara langsung senyawa amine juga akan meracun kelenjar-kelenjar hipofise pars anterior dan anak ginjal, hingga keduanya akan menderita lesi.

Oleh adanya penurunan kadar gula di dalam darah dan jaringan, fungsi organ-organ tubuh akan mengalami penurunan pula. Miokard jadi menurun kekuatannya, yang hal ini akan mengakibat kan penurunan ouput jantung serta penurunan tekanan darah. Gangguan sirkulasi yang terjadi akan segera diikuti dengan pernafasan yang kurang efisien. Dari hal-hal yang disebutkan pada akhirnya penderita akan menunjukkan gejala-gejala kelemahan umum. Toksemia yang sangat akan dapat menyebabkan penderita mengalami koma.

Referensi: Subronto. 1985. Ilmu Penyakit Ternak I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.