
Perubahan patologis-anatomis pada hewan yang terinfeksi EBL:
Yang menyolok ialah pembengkakan semua kelenjar bening. Biasanya juga limpa turut membesar. Penyebaran tumor dapat ditemukan di semua alat tubuh terutama pada ginjal, tetapi juga pada jantung, jaringan otot, traktus pencernaan (lambung kelenjar) dan kandung anak. Pembengkakan kelenjar dan tumor pada alat-alat tubuh biasanya disertai perdarahan dan nekrosa.
Perubahaan histo-patologis pada hewan yang terinfeksi EBL:
Tumor-tumor terdiri dari proliferasi sel-sel RES. Sel-sel yang menyebuk dan berproliferasi terdiri dari selsel imatur (limfoblas). Penyebukan sel-sel itu dapat menyebabkan pembengkakan seluruh alat tubuh (hati), tetapi kebanyakan terlihat sarang-sarang infiltrat setempat.
Bergantung pada stadium penyakit terlihat pada alat-alat limfoid (kelenjar getah bening, limpa) deplesi sel-sel matang (mature); deplesi ini terbaik dilihat pada korteks kelenjar getah bening. Disamping itu juga trabekula dan kapsula kelenjar dan limpa dapat disebuk oleh limfoblas-limfoblas. Di dalam corong-corong darah sekali-kali terlihat gumpalan sel-se putih bila hewan sewaktu hidup menderita limfositosis.