
Pada jenis hewan ini terlihat gangguan umum kesehatan badan disertai perubahan susunan saraf pusat (encephalo-myelitis). Morbiditas dan mortalitas penyakit ini sangat tinggi, demikian pula jalan penyakit pada babi muda sangat cepat. Disamping babi juga hewan spesies lain dapat diserang dengan gejala utama kulit gatal dan letalitas yang mendekati 100%.
Penyakit Aujeszky boleh dikatakan terbesar di seluruh dunia, termasuk Asia Timur (Singapura, Thailand). Di Indonesia adanya penyakit ini dicurigai walaupun virus penyebabnya belum pernah diasingkan. Di Amerika Serikat penyakit ini sudah dikenal sejak tahun 1813. Kejadian-kejadian pertama di Eropa dilaporkan di sekitar akhir abad ke-19. Dalam tahun 1902 Alader Aujeszky berhasil membuktikan bahwa, berdasarkan percobaan-percobaan transmisi, penyakit ini adalah penyakit tersendiri. Secara panjang lebar dilukiskannya waktu inkubasi, simtomatologi dan jalan penyakit pada berbagai jenis hewan (anjing, sapi, kucing dan kelinci). Aujeszky juga mempelajari gerak sebab penyakit dan membukti- kan bahwa agens melalui saringan (filter). Disamping itu dipelajari pula cara agens memasuki badan, alat tubuh mana yang paling sering diserang dan dia berkesimpulan bahwa agen itu ialah virus.
Pada tahun 1923 penyakit ini diberi nama morbus (penyakit) Aujeszky. Pada permulaan babi disangka tidak peka terhadap penyakit ini. Pendirian ini nyata salah karena jalan infeksi pada babi lebih tenang dan serangan gatal kulit tidak terlihat. Tidak lama kemudian kejadian-kejadian penyakit ini pada sapi dilaporkan di berbagai negara. Disamping sapi juga pada karnivora penyakit ini berjangkit.
Gerak sebab morbus Aujezky diduga tersebar di banyak negara dan hal ini menerangkan kejadian penyakit ini pada beberapa jenis hewan. Penyakit Aujeszky sesungguhnya baru menjadi masalah di Eropa sesudah ada perubahan struktur peternakan babi; juga di Singapura dialami bahwa penyakit Aujeszky terutama menjadi masalah pada peternakan babi yang diusahakan secara besar-besaran (industrial). Penyebaran penyakit ini, juga dipermudah oleh transpor, apalagi pengangkutan internasional memegang peranan penting di Eropa.