Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana penyebaran Leptospirosis, penyakit yang berasal dari urine hewan?

RI Rina Wijaya 9 years ago

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang dapat menyerang manusia dan hewan.leptospirosis_20160906_140520|690x387

19

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang dapat menyerang manusia dan hewan. Bakteri ini bisa menyebar melalui urine hewan yang terinfeksi. Jenis hewan yang membawa bakteri ini antara lain babi, kuda, anjing, dan tikus. Saat hewan ini terinfeksi, mereka mungkin tidak memiliki gejala penyakitnya. Namun, hewan dapat terus mengeluarkan bakteri ke lingkungannya secara terus-menerus selama beberapa bulan sampai beberapa tahun. Pada manusia, bisa terinfeksi melalui kontak dengan air kencing atau cairan tubuh lainnya, kecuali air liur, dari hewan yang terinfeksi. Bisa juga dari kontak dengan air, tanah, atau makanan yang terkontaminasi dengan urine hewan yang terinfeksi. Bakteri bisa masuk ke tubuh melalui kulit atau selaput lendir (mata, hidung, atau mulut), terutama jika kulit pecah dari luka atau goresan. Minum air yang terkontaminasi juga bisa menyebabkan infeksi. Wabah leptospirosis biasanya disebabkan oleh paparan air yang terkontaminasi, seperti banjir. Penularan orang ke orang jarang terjadi. Bila sedang musim hujan dan daerah tempat tinggal Anda rentan banjir, waspadalah terhadap penyakit ini.

Beberapa orang yang terinfeksi mungkin tidak memiliki gejala sama sekali. Tanda paling umum adalah demam dan nyeri pada betis. Gejala lain meliputi sakit kepala, panas dingin, nyeri otot, muntah, kulit dan mata menguning, sakit perut, diare, dan ruam. Pasien maupun keluarga akan mengira demam ini hanya flu biasa jadi tidak langsung di bawa ke dokter atau saat di rumah sakit ditangani seperti DBD, sehingga tidak segera diberi antibiotik. Akhirnya terlambat diobati dan meninggal dunia. Waktu antara saat seseorang terkontaminasi sampai menjadi sakit adalah 2 hari sampai 4 minggu. Penyakit biasanya dimulai tiba-tiba dengan demam dan gejala lainnya. Bila tidak diobati, leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan ginjal, meningitis (radang selaput sekitar otak dan sumsum tulang belakang), gagal hati, gangguan pernapasan, dan bahkan kematian.