Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana penyebaran infeksi paravakcinia pada sapi?

MI Miska Nourma 9 years ago

Apakah telah diketahui cara penyebaran infeksi paravakcinia yang menyerang sapi?

bl2|690x492

21

Virus paravakcinia berkembang biak dalam biakan sel-sel sapi antara lain sel-sel testes dengan membentuk CPE. Dalam sediaan-sediaan yang diwarnai terlihat inclusion body yang terletak dalam sitoplasma sel. Agen stomatitis papulosa yang juga ditemukan pada sapi tidak mungkin dibedakan dari virus paravakcinia. Juga gerak sebab ecthyma (orf) pada sapi sangat erat relasinya dengan virus paravakcinia dan virus stomatitis papulosa. Ketiganya tergolong dalam genus Parapoxvirus. Beda minimalnya ialah kelakuan virus dalam induk semang walaupun virus-virus sapi tersebut dapat menginfeksi domba dan sebaliknya.

Infeksi disebarkan oleh pemerah dan hanya terjadi bila epitel rusak. Disangka bahwa anak sapi yang menyusui juga memegang peranan. Sapi yang terhama membentuk antibodi yang dapat di tunjukkan dengan FAT indirek. Badan penangkis ini bersifat genus spesifik dan tidak memungkinkan diferensiasi dalam kelompok virus parapox. Adanya antibodi netralisasi belum diketahui.

Referensi: Ressang, AA. 1986. Penyakit Viral Pada Hewan. Jakarta: UI-Press.

cinemaxx-logo|442x332