Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana pencegahan penyakit Canine Distemper Virus pada anjing?

AR ariel 9 years ago

Distemper disebabkan oleh virus CDV (Canine Distemper Virus). Penyakit ini sering menyerang pada anjing umur <1 tahun, anjign dewasa (1-10 tahun) yang tidak pernah divaksin maupun tidak rutin divaksin. Kulit anjing penderita akan mengalami kemerahan, dan mengelupas, selain itu kulit pada telapak kaki akan mengeras (hard pad disease), selain itu juga diikuti dengan kerusakan pada kornea mata penderita.

distemper-facial-palsy|397x269

19

Kunci utama dari pencegahan terhadap infeksi Canine Distemper Virus yaitu dengan vaksinasi dan
menghindari kontak dengan hewan yang terinfeksi Canine Distemper Virus terutama pada anak anjing. Anak anjing sangat rentan terinfeksi virus distemper, terutama jika kekebalan alami yang diperolehnya dari induk sudah menghilang sebelum anak anjing tersebut mampu membentuk kekebalan tubuhnya sendiri. Untuk melindungi anjing dewasa, pemilik hewan harus memberikan vaksin secara berkala sehingga anjing tersebut mempunyai titer antibodi yang cukup untuk melawan virus tersebut. Terdapat dua jenis vaksin untuk Canine Distemper Virus yang tersedia yaitu MLV dan rCDV. Pemberian vaksin Canine Distemper Virus biasanya telah dalam kombinasi dengan parvovirus dan adenovirus-2. Pemberian vaksin Canine Distemper Virus dimulai sejak anjing berumur 6 minggu dengan interval pemberian vaksin 3 – 4 minggu sampai pada umur 16 minggu. Anjing harus divaksinasi kembali 1 tahun setelah pemberian vaksin Canine Distemper Virus terakhir kali pada tahap awal. Vaksin komersial dapat memberikan kekebalan berkelanjutan yang dapat bertahan sampai beberapa tahun. Pada anjing dewasa, vaksinasi Canine Distemper Virus dianjurkan setiap 3 tahun.