
Pemeriksaan patologi-klinis
Pada pemeriksaan darah ditemukan kelainan-kelainan sebagai berikut: kadar air darah yang kurang atau hemokonsentrasi PCV naik sampai 50-60%, dan protein plasma yang juga meningkat. Meskipun kadar asam susu pada penderita rumen sarat meningkat secara nyata, namun hal tersebut tidak dapat dipakai sebagai patokan yang mantap. Karena suasana yang asam kadar bikarbonat dalam darah lebih rendah dari normalnya. Pemeriksaan kemih menunjukkan kelainan-kelainan sebagai berikut: warnanya lebih kuning, keruh, dengan berat jenisnya yang naik menyolok dan kadar protein ringan sampai moderat.
Pemeriksaan atas cairan rumen ditemukan perubahan sebagai berikut: derajat keasaman yang rendah, sekitar 4,0; dalam pemeriksaan mikroskopik natif, tidak ditemukan gerak aktif dari protozoa. Dalam pengecatan dengan cara Gram, ditemukan kuman basillus yang bersifat Gram positif
Pemeriksaan patologi-anatomis
Dalam bedah bangkai ditemukan jaringan tubuh yang secara umum bersifat kering. Rumen agak membesar, dindingnya kering dan berwarna pucat. Isi rumen bersifat padat, kasar dan kering. Selaput lendir rumen dan retikulum rapuh, serta mudah dikelupas dari lapisan dinding lainnya. Perdarahan titik, petecheae, dijumpai pada selaput lendir lambung-lambung lainnya maupun ususnya.
Referensi: Subronto. 1985. Ilmu Penyakit Ternak I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.