Ada dua hal yang perlu diperhatikan mengenai pakan hewan.
Pertama, bagi sebagian besar pembudidaya, yang disebut pakan herbal adalah tambahan bahan-bahan alami seperti tumbuhan, buah-buahan, rempah-rempah, atau ikan berukuran kecil (runcah). Biasanya, petani ikan akan menambahkan daun pepaya atau eceng gondok yang langsung disebar ke kolam.
Petani yang sekaligus ingin menghemat penggunaan pakan pabrikan juga tidak jarang meracik sendiri pakannya. Terdiri dari bekatul, ampas tahu, bawang putih, jahe dan sebagainya, racikan kemudian dibentuk seperti pelet. Penggunaan pakan herbal pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu mencegah serangan penyakit sehingga ikan lebih sehat.
Kedua, prinsip “pakan herbal” yang larut dan bersatu dengan kotoran ikan lalu dapat dimanfaatkan ikan sebagai pakan adalah prinsip yang serupa dengan bioflok.
Ref: http://efishery.com/efishery-university/siar/bioflok-suplemen-alami-bagi-ikan/