Gejala Klinis
Pada Laernea, hanya yang betina yang menjadi parasit. Parasit dapat tampak menyolok di permukaan tubuh,lubang hidung, pangkal sirip, insang, dan rongga pipi. Ikan biasanya terlihat menggosokkan diri, melompat dari permukaan air. Di tempat melekatnya Lernaea akan tampak bercak merah. Terkadang parasit diselubungi oleh lumut sehingga tampak seperti membawa bendera hijau. Infeksi pada ikan kecil tidaklah fatal kecuali menimbulkan iritasi. Pada ikan besar kerap mengganggu respirasi. Kebanyakan ikan mampu bertahan namun dalam kondisi kronis menyebabkan perlambatan pertumbuhan dan memperburuk kondisi tubuh.
Perubahan patologi
Kulit dan otot mengalami yang pembengkakan dan ulcer mengakibatkan nekrosis. Tempat melekatnya parasit dapat menjadi tempat masuknya infeksi. Apabila melekat pada kepala, akan mengakibatkan abnormalitas berupa perubahan bentuk dan berputarnya rahang. Parasit yang melekat di mata menimbulkan kebutaan. Pada ikan kecil, ukuran Lernaea yang besar dapat merusak organ internal ikan. Parasit ini bahkan dapat menancapkan tubuhnya di rongga tubuh ikan dan menancap di organ hati. Parasit yang menancap ini akan menimbulkan ulcer atau kelukaan yang kemudian berkembang menjadi nodul fibrous di sekitar kepala copepod. Bahkan pada Lernaea poymorpha dapat meningkatkan keradangan dengan banyaknya sel radang yang berkumpul di tempat menancapnya Lernaea. Sisik dapat mengelupas, pada area tertancapnya parasite akan mengaami
hiperemi dan pembengkakan.
http://www.catatandokterikan.com/2017/03/lernaeasis.html