Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana gejala dan terapi pada Oesophagismus?

MI Miska Nourma 8 years ago

Kejang Kerongkongan (Oesophagismus) selalu berlangsung akut, bersifat primer atau sekunder, ditandai dengan rasa sakit yang sangat, leher ditegangkan dan adanya ptialismus. Bagaimana gejalanya dan terapinya?

choke|690x460

22

mangap|603x796

Gejala-gejala
Rasa sakit yang sangat menyebabkan ketidak tenangan, yang pada kuda biasanya disertai pengeluaran keringat yang berlebihan. Penderita akan menarik lehernya ke muka, dan dari mulutnya tampak leleran air liur yang berlebihan (pseudo-ptialismus). Pada saat-saat tertentu kekejangan mengalami relaksasi, hingga penderita yang merasa haus akan segera berusaha untuk minum.

Terapi
Perlu diberikan obat penenang dan analgesika misalnya Meperidine HCl (Demerol), morphine sulfat (untuk kuda: kontraindikasi), atropin sulfat, phenylbutazone (dosis kuda 3-6 mg/kg berat tubuh, disuntikkan intravena. Juga phenobarbital, obat-obat phenothiazine atau Xylazine (Rompun) dapat difikirkan pemberiannya.

Secara lokal, masase dengan air hangat atau obat-obat luar yang memperbaiki sirkulasi setempat dapat pula dianjurkan.

Referensi: Subronto. 1985. Ilmu Penyakit Ternak I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.