Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana ciri dan cara penanganan flu burung pada hewan?

AU Aulia Rizky 8 years ago

Virus H2N1 adalah penyebab penyakit flu burung yang dapat membunuh dalam waktu cepat atau singkat, baik pada ternak maupun manusia. Mereka akan menyebar melalui udara, kontak fisik maupun melalui makanan dan minuman

18

Ciri ketika hewan terserang flu burung :
1. Serangan flu burung memiliki gejala klinik yang bervariasi. Hal ini dipengaruhi oleh
beberapa faktor, seperti jenis virus penginfeksi, jenis dan umur unggas, penyakit
yang sedang menyerang ternak pada saat bersamaan hingga lingkungan para
ternak hidup.
2. Flu burung akan menyerang ternak secara tiba – tiba bahkan mati secara
mendadak. Kadang ternak yang terserang akan menunjukkan gejala tidak nafsu
makan, suhu badan tinggi, bulu rontok dan terlihat sedikit depresi.
3. Ternak yang terserang juga akan mengalami kondisi lemah dan jalan sempoyongan.
Mereka akan lebih sering duduk ataupun berdiri dengan kondisi setengah
mengantuk atau tidur yang kepalanya menyentuh tanah.
4. Ternak berusia muda akan memiliki tanda sakit pada syarafnya.
5. Akan menghasilkan telur dengan cangkang tipis dan berhenti bertelur untuk unggas
betina yang sudah mulai bertelur.
6. Mereka akan memiliki pial dan jengger dengan warna merah kehitaman hingga biru,
bengkak dan muncul pendarahan kental pada ujungnya.
7. Mereka akan mengalami haus luar biasa di sertai diare sesering mungkin.
8. Mereka sulit bernafas tapi cepat.
9. Pada bagian kulit yang tidak di tumbuhi oleh bulu akan terjadi pendarahan terutama
pada bagian tulang kering di kaki.
10. Laju kematiannya antara 50 – 100 %.
11. Ketika menyerang ayam kalkun, gejala penyakit mirip dengan ayam petelur yang
berlangsung selama 2 – 3 hari lebih lama, bahkan terkadang rongga hidung dan
kelopak mata bengkak.
12. Ketika menyerang itik ataupun angsa, depresi, diare dan sedikit makan menjadi
tandanya dan sangat mirip dengan serangan pada ayam petelur.
13. Para itik yang terserang akan mengeluarkan kotoran mengandung virus namun tidak
menunjukkan tanda luka

Ciri yang ditimbulkan oleh penyakit flu burung pada organ penderita :
1. Para ternak yang mati secara cepat ketika terserang flu burung, mereka akan
memiliki sedikit luka terlihat, seperti dehidrasi dan penyumbatan pada organ serta
otot.
2. Para ternak yang mati tidak secara cepat karena serangan flu burung, mereka akan
mengalami pendarahan pada seluruh tubuhnya mulai tenggorokan, trakea hingga
sekitar hati.
3. Di bawa kulit keluar cairan sangat banyak terutama pada bagian lutut kaki dan
kepala.
4. Terjadi dehidrasi pada Karkas.
5. Muncul bintil kuning atau abu – abu pada limpa, ginjal, hati dan paru – paru ternak.
6. Terdapat cairan kental pada kantong udara ternak.
7. Pada bagian limpa ternak yang terserang flu burung warnanya akan menjadi gelap,
terdapat pendarahan dan bengkak.

Tindakan terhadap serangan flu burung :
1. Musnahkan secara langsung ternak yang sudah terinfeksi oleh flu burung beradius 3
km.
2. Lakukan vaksinasi pada ternak sehat yang berarti belum terserang oleh virus flu
burung.
3. Lakukan pengawasan secara ketat pada ternak yang terinfeksi dan peningkatan
pengamanan atau biosekuriti.
4. Lakukan pengawasan, pengendalian lalu lintas keluar masuk ternak dan produknya.
5. Lakukan pengawasan terhadap kasus flu burung dengan meningkatkan kesadaran
kepada masyarakat melalui sosialisasi.

Referensi:
http://www.ilmuhewan.com/ciri-dan-cara-penanganan-flu-burung-pada-ternak/