Malaria avian diturunkan oleh nyamuk dan tersifat oleh adanya pigmen di dalam eritrosit. Skisogoni terjadi di dalam darah dan gametosit dapat ditemukan di dalam eritrosit dewasa. Karakteristik tersebut di atas membedakan malaria dari genus lain, yang termasuk famili Plasmodiidae
Malaria avian ditularkan oleh beberapa jenis nyamuk, yaitu Culex sp., Aedes spr dan kadang-kadang Anopheles sp. yang terinfeksi oleh Plasmodium sp Siklus hidup Plasmodium sp. melibatkan 2 macam hospes, yaitu hospes perantara (vertebrata, unggas) dan hospes serangga (nyamuk). Perkembangan aseksual dan bentuk seksual muda terjadi di dalam eritrosit unggas, sedangkan fertilisasi dan perkembangan bentuk seksual dewasa terjadi di dalam tubuh nyamuk. Malaria avian dapat ditularkan secara buatan melalui rute oral, sedang- kan rute infeksi alami terjadi melalui gigitan nyamuk.
Perubahan terhadap malaria avian tidak memberikan hasil yang memuaskan. Beberapa jenis obat yang dapat diberikan, meliputi atabrin, pirimetamin, dan klopidol