
Penyakit Mareks adalah penyakit menular pada ayam yang disebabkan oleh Herpesvirus-2 dari famili Herpesviridae yang ditandai oleh proliferasi dan infiltrasi sel limfosit pada syaraf, organ viseral, mata, kulit dan urat daging. Penyakit ini menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit. Di Amerika Serikat kerugian ekonomi mencapai 150 juta dolar AS per tahun, sedangkan di Inggris sekitar 7 juta pondsterling, nilai ini merupakan 2,5% dari pendapatan sektor peternakan.
Cara Penularan:
Sumber penularan penyakit Marek’s adalah epitel yang mengandung virus herpes terutama dari sisik kulit kantung bulu. Penularan horisontal terjadi melalui penularan antar hewan sekandang secara kontak langsung dan tidak langsung. Kontak langsung terjadi apabila epitel yang mengandung virus terisap atau termakan oleh ayam lain. Sementara kontak tidak langsung terjadi apabila virus dalam epitel terdapat pada kotoran, litter atau kumbang (Alphitobius diaperinus) yang termakan oleh ayam. Penularan secara vertikal melalui telur, namun belum pernah dilaporkan.
Gejala Klinis:
Gejala umum berupa kepucatan, hilang nafsu makan, lemah, diare dan kurus. Gejala klinis yang terlihat pada ayam penderita Marek’s adalah hilangnya keseimbangan tubuh diikuti kelumpuhan pada bentuk klasik (paralisis sebagian atau seluruh kaki dan sayap) dan bilateral. Jika terjadi kelumpuhan spastik (unilateral), maka salah satu kaki direntangkan ke depan dan satu kaki lainnya ke belakang.Selain gejala di atas, ada gejala tortikolis (leher berputar), diare, tumor pada otot dan kulit, serta keratitis berlanjut menjadi kebutaan ditandai dengan adanya lesi okuler (iris berwarna abu-abu gelap). Apabila syaraf vagus terserang, maka akan terlihat gangguan pernapasan. Pada infeksi virus ini dapat terjadi perkembangan ayam yang lambat dan pembesaran hati.