
Penyakit Marek’s dapat dicegah dengan cara melakukan vaksinasi secara ketat dan teratur, manajemen pemeliharaan dan hygiene yang baik, dan hanya memelihara ayam yang berasal dari peternakan bebas Marek’s dan resisten. Terdapat 3 (tiga) jenis vaksin telah dikembangkan untuk penyakit Marek’s, yang berasal dari virus Marek’s avirulen, virus Marek’s yang dilemahkan dan virus herpes kalkun. Vaksin Marek’s umumnya diberikan pada DOC. Vaksin Marek’s umumnya memberi perlindungan optimal. Namun bila dihubungkan dengan kenyataan bahwa anak ayam kerapkali dipelihara pada kandang yang tercemar dalam satu atau dua hari pasca vaksinasi atau sebelum antibodi hasil vaksinasi terbentuk. Ketiga serotipe vaksin Marek’s tersebut mampu memberikan perlindungan pada ayam, tetapi kadangkala ditemukan adanya vaccine breaks (kebocoran vaksinasi). Keadaan tersebut mengakibatkan sejumlah kematian atau kerusakan jaringan/organ sehingga menimbulkan kerugian ekonomi dengan jumlah tertentu. Kebocoran vaksinasi terutama disebabkan oleh proses vaksinasi yang kurang optimal, praktek manajemen yang kurang memadai atau adanya galur virus penyakit Marek’s yang sangat virulen.