Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana cara merawat anak sapi yang baru lahir?

AR ariel 9 years ago

Anak sapi yang baru lahir rentan terhadap berbagai penyakit. Oleh karena itu cara merawat anak sapi pun perlu diperhatikan dengan baik. Perawatan pada anak sapi tidak hanya menghindari penyakit maupun kematian pada anak sapi, namun hal ini juga termasuk kedalam pertumbuhan anak sapi itu sendiri. foto-anak-sapi-berkepala-dua-pertama-yang-berhasil-hidup-lebih-dari-40-hari|640x456

19

Setelah anak sapi atau lahir maka dipindahkan pada tempat yang aman dan diberi alas jerami atau rumput kering yang bersih. Kemudian lendir yang terdapat pada hidung dan mulut pedet dibersihkan. Setelah pedetdapat bernafas, maka dilakukan pengolesan atau memasukkan larutan iodin 7% kedalam potongan tali pusar agar badan pedet tidak kemasukan bibit penyakit melalui tali pusar (biasanya tali pusar putus dengan sendirinya sewaktu dilahirkan) apabila pusar pedet terlalu panjang, dapat dipotong sekitar 5-7 cm. Apabila terjadi pendarahan dapat dicegah dengan cara diikat. Ketika induk sapi menjilati anaknya sebaiknya dibiarkan saja karena dapat membantu memperlancar peredaran darah dan pernafasan. Selanjutnya, pedet dipindahkan ke kandang observasi. Waktu pemindahan pedet ke kandang sebaiknya diusahakan agar induknya tidak mengetahui dimana anaknya ditempatkan agar induk segera melupakan anaknya. Kolostrum kemudian diberikan yang difungsikan sebagai pencegahan penyakit serta dapat mempercepat pertumbuhan anak sapi.