Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Pemberantasan terutama berdasarkan profilakse. Oleh karena dalam banyak hal penyakit diintroduksi melalui pembelian sapi baru maka dianjurkan supaya sapi baru itu diperah terakhir. Penyebaran dihindarkan dengan tindakan-tindakan saniter (desinfeksi berkali-kali dan sebagainya). Hewan yang belum terkena dapat divaksinasi dengan virus vakcinia. Maka dalam kira-kira 2 minggu berkembanglah imunitas yang juga memberikan lindungan terhadap virus cowpox.

Vaksinasi ini biasanya dilakukan dengan skarifikasi kulit pada tempat yang tidak mudah dijilat oleh hewan, seperti pada tengkuk, telinga atau perineum. Vaksinasi ini menimbulkan risiko pada manusia dan maka dari itu hanya dapat dipraktekan bila pemerah sebelumnya divaksinasi juga.

Sumber: Ressang, AA. 1986. Penyakit Viral Pada Hewan. Jakarta: UI-Press.

bl1|600x300