
Hewan upakara kalau dilihat dari dunia biologi dapat dikelompokan dalam dua kelompok utama yaitu hewan bertulang belakang (Vertebrata) dan hewan yang tidak bertulang belakang (Avertebrata). Dari kelompok vertebrata ada 5 kelas yaitu: Mamalia, burung, reptil, amphibi dan ikan. Sementara dari kelompok Avertebata yang sering digunakan hanya dari kelas hewan berbuku-buku (Athropoda), diantaranya udang dan kepiting. Kaitannya dengan penggunaan hewan upakara, khususnya oleh umat Hindu di Bali, pengelompokan didasarkan atas jumlah kaki dan habitat hidup dari hewan tersebut. Pengelompokan tersebut yaitu: Hewan Suku pat (berkaki empat), Soroh kedis (burung/aves/unggas), Isin alas, Isin tukad, Isin carik, Isin pasih dan Gumatat-gumitit. Namun pengelompokkan tersebut tidak konsisten, karena ada sejumlah hewan bisa masuk dalam dua kelompok sekaligus, diantaranya harimau jelas adalah hewan Suku pat, namun juga dimasukan sebagai hewan Isin alas.
Referensi:
http://erepo.unud.ac.id/7251/1/ID3_19581204198503100211081408838makalahjenis-hewan-upakara-pdf.pdf