Ciri-ciri hewan ternak yang sehat dapat berupa nafsu makan yang baik, dimana gejala awal hewan ternak yang sakit adalah penurunan nafsu makan. Dalam pengamatan nafsu makan juga diperhatikan gerak ruminasi, yaitu gerak memamah biak ternak sapi. selain itu, Banyaknya gerak atau aktivitas ternak dapat menjadi salah satu indikator kesehatan ternak. Apabila ternak banyak bergerak dan tidak nglentruk, kondisi ternak dapat dianggap sehat, sedangkan ternak yang cenderung diam dan kurang agresif merupakan ciri ternak yang kurang sehat. Perilaku ternak sehat dapat dilihat dari aktivitas yang kuat, merespon jika dipegang, disentuh, ditarik. Keserasian bentuk tubuh akan mempengaruhi gerak, yang tampak dari posisi tubuh yang tegak, kuat dan semua bagian tubuh didukung dengan baik oleh kaki yang lurus, kuat serta simetris baik kaki depan dan kaki belakang. Ternak sehat memiliki sorot matanya bersih dan cerah, kondisi bola mata baik, bersih dan tidak terdapat kelainan-kelainan mata, seperti berair, bercak kemerahan pada kornea mata, adanya selaput putih seperti katarak, ataupun adanya kotoran dan luka di sudut mata. Pada ternak sehat, pupil mata akan bereaksi jika ada pergerakan atau cahaya di depannya. Ternak yang sehat memiliki mukosa hidung dan mata tampat tidak berbau, halus, mengkilat dan tidak pucat. Cermin hidung sapi yang sehat selalu tampak basah. Selain itu, ternak yang sehat memiliki rambut yang tidak kusut, halus, bersih, tidak kusam, dan mengkilap. Kulit ternak elastis dan tidak ada luka fisik/cacat. Secara normal, rambut ternak memang rontok ketika ditarik, tetapi jumlahnya tidak banyak. Ketika disentuh atau ditarik kulit ternak sangat kenyal, dan posisi kulit akan kembali ke keadaan yang semula (normal) dalam waktu yang relatif singkat.