
Indigesti akut merupakan sindrom yang bersifat kompleks dengan berbagai manifestasi klinis, tanpa disertai (atau hanya ringan) perubahan anatomis pada lambung muka hewan pemamah biak.
Istilah indigesti digunakan apabila secara organik tidak ditemukan perubahan patologis yang tersifat seperti, ruminitis retikulitis, dan sebagainya.
Karena kompleksnya gangguan pencernaan pada lambung muka hewan pemamah biak, untuk kepentingan akademik serta untuk kepentingan pemberian pertolongan atas penderita, indigesti akut dibedakan ke dalam:
1. Indigesti sederhana atau simpleks
1. Indigesti asam (asidosis rumen atau impaksio rumen)
1. Kembung rumen (meteorismus, timpani rumen, bloat)
1. Indigesti dengan toksemia
Dalam praktek sehari-hari bentuk-bentuk indigesti di atas tidak selalu dapat dikenali secara tegas batas-batasnya. Penentuan diag nosa pada suatu hari pemeriksaan, misalnya indigesti sederhana mungkin saja berubah pada hari berikutnya, misalnya menjadi impaksio rumen, semata-mata karena perubahan klinis yang berbeda yang ditemukan pada pemeriksaan yang terakhir.
Referensi: Subronto. 1985. Ilmu Penyakit Ternak I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.