Berdasarkan tingkat keparahan penyakit, demodekosis diklasifikasikan menjadi dua tingkatan penyakit. Pertama, demodekosis lokal. Anjing berusia dibawah satu tahun biasanya yang mengalaminya. Lesi yang ditimbulkan berupa alopecianon pruritus (kerontokan rambut tanpa disertai adanya bintik-bintik / mrintis) di beberapa area tubuh saja seperti muka dan kepala anjing.
Kedua, Demodekosis General. Lesi terlihat di hampir seluruh bagian tubuh dan diperparah infeksi bakteri, sehingga akan tampak radang kulit (dermatitis), kemerahan, kerak, dan ketombe disertai benjolan-benjolan kecil bernanah.
Dokter hewan akan mendiagnosa penyakit demodekosis dengan cara melakukan scraping, yakni pengerokan lesi pada kulit yang cukup dalam hingga terlihat kemerahan. Hasil scraping tersebut akan diperiksa dibawah mikroskop untuk melihat keberadaan dan spesies parasit yang menginfeksi.
Apabila dinyatakan positif menderita demodekosis, dokter hewan anda akan melakukan treatment sesuai dengan jenis infeksi. Demodekosis lokal dapat diobati dengan menggunakan salep anti demodex yang dioleskan pada kulit, dan mandi menggunakan larutan anti parasit.
http://pecintasatwa.com/waspadai-demodekosis-parasit-pada-anjing/