Kisah Lucu Telinga: Balas Dendam
Pulang kerja, Ateng yang kelelahan sampai di rumah langsung tertidur. Tapi tiba-tiba tidurnya terganggu oleh seekor nyamuk yang bermanuver di sekitar telinganya. “NGIIIIIIIING..” Awalnya Ateng cuek cuma membalikkan posisi tidurnya. Untuk sementara aman.
Tapi Untuk kedua kalinya nyamuk itu datang mengganggu lagi, tidak menggigit tapi hanya mondar-mandir di depan telinga Ateng. “NGIIIIIIIIG..” Ateng mencoba mengusirnya dengan tangan, untuk 5 menit nyamuk itu pergi. Tapi kemudian lagi-lagi datang utk ketiga kalinya. Ateng sangat geram, lalu ia duduk dan memikirkan suatu pembalasan buat nyamuk itu.
Selagi Ateng berpikir, nyamuk tadi tiba-tiba hinggap di paha Ateng dan menghisap darahnya. Ateng punya ide, ia tidak akan memukul nyamuk itu, tapi dibiarkan makan sampai kenyang. Ia pikir, setelah kenyang nyamuk ini pasti mengantuk dan tertidur.
Ateng terus memperhatikan dengan seksama, dan di saat nyamuk itu mulai mengantuk, ditandai dengan kepalanya yang mulai mengangguk gak jelas, Ateng memanfaatkan situasi ini. Pelan-pelan Ateng mulai mendekat ke arah nyamuk itu, Semakin dekat,, Tambah dekat,, Dan
Ateng: “NGGGIIIIIIIIIIIIINNNNG!!” (berteriak sekeras mungkin di telinga Nyamuk. Sambil tertawa puas) “Rasain lu!! Emang enak apa lagi tidur trus di teriakin di telinga!!”