
Cerita ini saya dapat dari teman saya yang katanya diceritakan oleh orang tuanya juga. Konon katanya di zaman penjajahan daerah Pelaihari masih berupa hutan lebat. Daerah Ibukota ada di Banjarmasin yang diduduki oleh penjajah. Banyak pejuang daerah berusaha merebut kembali kota Banjarmasin, namun sayang pejuang kita kalah dalam jumlah dan amunisi, pejuang kita terus terdesak dan melarikan diri ke hutan di daerah selatan. Karena pelarian tersebut dilakukan selama berhari-hari maka hutan yang dijadikan tempat pelarian tersebut dinamakan "Pelarian Hari" dan lambat laun berubah menjadi Pelaihari.
He3x...