Ada beberapa hal yang menentukan, seperti kebutuhan pribadi masing-masing, lifespan barang elektronik tertentu, tuntutan zaman dan tentu saja isi dompet.
Jika memang kita adalah orang yang mengandalkan barang elektronik tertentu untuk hal yang penting, seperti misal ojek online dengan smartphone nya, maka mungkin saja ia dituntut untuk lebih sering ganti HP. Atau misal, kita adalah mahasiswa design grafis yang memang menuntut laptop berspesifikasi mumpuni, maka itu termasuk kebutuhan.
Faktor kedua adalah lifespan barang tersebut. Misalnya sebuah smartphone normalnya memiliki usia pakai 2-4 tahun. Maka dalam hal ini, mengganti smartphone tiap tahun tidaklah mendesak kalau belum rusak.Mengganti laptop setahun sekali juga tidak terlalu urgent mengingat usia pakai laptop yang bisa tahan 4-8 tahun.
Kemudian tuntutan zaman. Ada orang yang memang ingin selalu up to date dengan teknologi. Ada Iphone seri terbaru, sikat. Samsung Galaxy fold? ga boleh ketinggalan. Sementara ada orang yang masih setia dengan gadget lamanya yang sudah agak ketinggalan jaman menurut standar sekarang namun masih layak pakai.
Terakhir adalah kondisi keuangan. Jika budget anda longgar untuk ganti barang elektronik tiap tahun, kenapa tidak?