Stres sebagai respon diri terhadap suatu hal (orang/benda/peristiwa) yang menimbulkan kecemasan dan rasa kekhawatiran bagi diri seseorang. Stres wajar terjadi pada semua orang, dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia) baik itu pria ataupun wanita. Tidak terkecuali stres pada ibu hamil. Wanita yang mengetahui dirinya hamil bisa saja menjadi faktor yang menyebabkan mereka menjadi stres. Biasanya hal ini terjadi karena ibu hamil belum memiliki cukup pengetahuan dan kontrol diri di masa kehamilan.
Selain itu, beberapa penyebab ibu hamil mengalami stres bisa saja akibat beberapa hal berikut seperti:
- Kehamilan yang tidak direncanakan sebelumnya
- Kehamilan yang terjadi setelah peristiwa traumatis
- Pernah mengalami keguguran
- Nikah dini
- Perceraian ketika kehamilan
- Perlakuan negatif dari keluarga
- Masalah ekonomi
- Perubahan karir (pindah kerja, berhenti kerja)
- Kecemasan
- Mood swings
- Masalah dengan konsumsi alkohol atau narkoba
Stres yang tidak segera ditangani bagi ibu hamil akan menimbulkan banyak masalah dan dampak negatif bagi ibu hamil. Stres berat atau terjadi secara terus-menerus dapat menimbulkan dampak bagi kesehatan seperti rasa sakit di kepala, masalah tidur, kecemasan, tempramen, dan masalah makan. Bahkan memengaruhi bayi yang dikandung seperti bayi lahir prematur dan berat badan bayi kurang.
Ada beberapa tips atau cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres pada ibu hamil. Beberapa diantaranya seperti:
- Ketahui dan pahami apa yang membuat kamu stres, dengan begitu kamu lebih bisa mencegah sumber stress.
- Cobalah untuk perlahan-lahan, istirahat dan tidak memberikan terlalu banyak energi ketika kamu menghadapi stres.
- Kamu bisa berbagi cerita kepada orang-orang terdekatmu misalnya suami atau sahabat.
- Kamu bisa mencari komunitas atau kelompok yang bisa membantu kamu seperti komunitas MamaShares atau wadah diskusi bagi ibu hamil lainnya.
- Olahraga bagi ibu hamil, kamu bisa mencoba olahraga yang cocok bagi ibu hamil, seperti yoga.
- Kamu bisa melakukan meditasi dan relaksasi.
- Kamu bisa melakukan aktivitas yang kamu sukai agar mengalihkan dari hal-hal yang membuat stres.
Berikut adalah tips atau cara yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk menangani atau mengurangi stres yang dialami. Jika dirasa ibu hamil tidak dapat melakukan penanganan terhadap stres, jangan sungkan untuk meminta bantuan orang lain. Jika ibu hamil kesulitan dan dirasa sudah berdampak besar akibat stres, segera cari pertolongan atau bantuan dari profesional.
References:
- Dunkel Schetter, C., & Tanner, L. (2012). Anxiety, depression and stress in pregnancy: implications for mothers, children, research, and practice. Current opinion in psychiatry, 25(2), 141–148. https://doi.org/10.1097/YCO.0b013e3283503680.
- March Of Dimes. (2019). Stress and pregnancy. Diakses: https://www.marchofdimes.org/complications/stress-and-pregnancy.aspx. Diakses pada 18 Oktober 2021.
- Department of Health of Australian Governement. (2020). Stress and pregnancy. Diakses: https://www.pregnancybirthbaby.org.au/stress-and-pregnancy. Diakses pada 18 Oktober 2021.