Menyikapi Kegagalan dengan Self Compassion
Saat menghadapi kegagalan pasti kalian lebih mudah untuk merasa bersalah dan seringkali malah bersikap keras pada diri sendiri karena merasa tidak bisa memberikan yang terbaik.
Kegagalan itu wajar, karena setiap manusia pasti mengalami suatu kegagalan di dalam hidupnya. Lalu bagaimana cara menyikapi kegagalan dengan tetap positif?
Salah satunya adalah dengan self compassion.
Self Compassion adalah bentuk penyesuaian diri terhadap bagaimana menyikapi kegagalan yang dilakukan dengan memperlakukan diri sendiri dengan baik saat masa-masa sulit atau ketika sedang mengalami kegagalan, penuh pengertian, serta dapat memahami pengalaman stres menjadi sesuatu yang luas dan tidak perlu di sesali.
Self Compassion terdiri dari tiga komponen yaitu:
1) Kebaikan diri, kemampuan untuk peduli dan baik kepada diri sendiri.
Kegagalan tentu bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi, terlebih lagi jika kita telah mempersiapkan banyak hal untuk hal tersebut, namun alih-alih menyalahkan diri sendiri karena kegagalan yang kita alami, ada baiknya kita belajar untuk menerima dan tetap baik kepada diri sendiri tanpa memaksa terlalu kuat. Tanamkan pada diri bahwa kegagalan adalah hal yang biasa, jadikan motivasi untuk kedepannya lebih baik lagi.
2) Pemahaman bahwa setiap orang membuat kesalahan dan pernah mengalami kegagalan
Seperti yang kita tahu, tidak ada orang yang tidak pernah mengalami kegagalan dalam hidup. Kegagalan adalah hal yang wajar bagi setiap orang yang sedng mencoba. Ketika mengalami kegagalan jangan putus asa, jadikan hal itu sebagai pembelajaran namun berikan waktu sejenak pada diri untuk beristirahat, jangan terlalu keras karena hal itu hanya akan membuat anda semakin stres.
3) Perhatian, yang mewakili kehadiran dan kesadaran untuk menjaga pikiran tetap stabil.
Kegagalan mungkin saja dapat membuat anda sedih dan kecewa selama beberapa waktu, namun jangan biarkan kegagalan itu kemudian menguasai hidup anda lebih lama.
Memiliki self-compassion tinggi dapat mendorong seseorang untuk bersikap baik kepada diri sendiri, melakukan kegiatan yangdilandasi oleh rasa senang tanpa paksaan, kemauan untuk mempelajari keterampilan baru dan menantang dengan senang hati, serta dapat menemukan kebahagiaan (Neff & Dahm, 2015). Memiliki self-compassion yang tinggi dapat meningkatkan sikap adaptif karena berkaca dari pengalaman sebagai bagian dari pembelajaran, kesadaran untuk baik kepada dri sendiri dan keseimbangan emosional (Neff, Hsieh, & Dejitterat, 2005).
Self-compassion sering dikaitkan dengan keinginan untuk kesehatan dan kesejahteraan diri sendiri, dan inisiatif pribadi yang lebih besar untuk membuat perubahan yang diperlukan dalam kehidupan individu. Karena individu yang berbelas kasih tidak mencaci diri sendiri ketika mereka gagal, mereka lebih mampu mengakui kesalahan, mengubah perilaku yang tidak produktif dan siap menghadapi tantangan baru.
Self compassion menghasilkan manfaat psikologis tanpa menimbulkan efek negatif yang terkait dengan peningkatan harga diri. Misalnya, Neff dan Vonk (2009) menemukan bahwa self compassion dikaitkan dengan perasaan harga diri yang lebih stabil dan juga perlindungan yang lebih baik terhadap perbandingan sosial yang mungkin terjadi di lingkungan. Selain itu, kalian bisa menyikapi kegagalan dengan beberapa cara:
1. Miliki Pengetahuan Tentang Diri Sendiri
Miliki pengetahuan tentang diri sendiri dengan baik, jujur terhadap apa yang membuat kalian
senang dan juga sedih, ekspresikan hal-hal yang sekiranya memang perlu untuk diketahui orang
lain. Jujur pada diri sendiri akan memberi anda kelegaan.
2. Berhenti Menyalahkan Diri Sendiri
Kegagalan merupakan hal yang dialami semua orang, kendalikan saja hal-hal yang bisa kita kendalikan, untuk hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan lepaskan saja itu, terapkan pada diri
sendiri bahwa kalian sudah melakukan yang terbaik dan jika nantinya gagal jangan menyalahkan diri sendiri.
3. Fokus pada Proses
Hasil akhir yang memuaskan memang menjadi dambaan setiap orang yang berusaha, namun jangan lupakan proses karena dari proses kalian juga belajar banyak hal dan sangat bermanfaat untuk
pengembangan diri kedepannya.
Referensi:
https://self-compassion.org/wp-content/uploads/publications/human-development.pdf
Gunnell, K. E., Mosewich, A. D., McEwen, C. E., Eklund, R. C., & Crocker, P. R. (2017). Don’t be so hard on yourself! Changes in self-compassion during the first year of university are associated with changes in well-being. Personality and Individual Differences, 107, 43-48.