Pernahkah anda mendengar mengenai serotonin? taukah kalian mengenai fungsi serotonin itu sendiri bagi tubuh? untuk mengetahui lebih dalam mengenai serotonin simak penjelasannya dalam aartikel dibawah ini.
Apa itu Serotonin?
“Orang yang kekurangan serotonin berisiko mengalami gejala depresi dan kecemasan,” jelas Gregory Scott Brown, MD, psikiater bersertifikat dan advokat kesehatan, dan pendiri dan direktur Center for Green Psychiatry di Austin, Texas. Faktanya, serotonin dikaitkan dengan pengaturan suasana hati, perilaku sosial, nafsu makan, tidur, ingatan, serta hasrat dan fungsi seksual. Penting untuk fungsi sistem saraf pusat, serta fungsi pencernaan, membuat efeknya baik fisik maupun psikologis.
Cara Alami Meningkatkan Serotonin
“Sangat mungkin untuk meningkatkan serotonin tanpa obat,” kata Dr. Brown. Bagi mereka dengan tingkat depresi ringan hingga sedang, Dr. Brown merekomendasikan berbagai intervensi non-farmasi atau selain penggunaan obat untuk meningkatkan serotonin:
1. Sinar matahari
Meluangkan waktu lebih banyak di luar ketika pagi hari akan sangat membantu untuk mengoptimalkan tubuh. Orang yang kekurangan vitamin D berisiko lebih besar mengalami masalah kesehatan, termasuk kesehatan mental. Cara terbaik untuk meningkatkan vitamin D dan mengurangi risiko tersebut adalah dengan berjemur di bawah matahari pagi dan menghabiskan waktu di luar ruangan, diikuti dengan makan makanan yang diperkaya dengan vitamin D atau mengonsumsi suplemen vitamin D.
2.Tidur
orang dengan Depresi biasanya akan sulit tidur atau memiliki gangguan tidur. “ Ada perdebatan tentang apakah kurang tidur dapat menyebabkan depresi atau jika kurang tidur merupakan efek samping dari depresi,” tambah ungkap Dr. Brown tetapi terlepas dari itu semua tidur memiliki fungsi penting bagi kesehatan tubuh sehingga tidur yang cukup adalah kunci bagi mental dan fisik yang sehat.
3.Meditasi
Meditasi dapat membuat tubuh terasa lebih rileks dan tenang, sehingga meditasi disarankan untuk dilakukan karena memberikan dampak positif bagi tubuh dan pikiran.
4.Terapi
Bagi sebagian orang yang memiliki masalah dengan kesehatan mental, seringkali terapi digunakan sebagai suatu cara untuk mengatasi hal tersebut. Terapi yang rutin dijalankan akan membantu individu menjadi lebih baik lagi sehingga akan memberikan dampak yang positif sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
Bisakah Anda Memiliki Terlalu Banyak Serotonin?
Anda tidak akan pernah memiliki terlalu banyak neurotransmitter bahagia, bukan? Salah. Dalam kasus serotonin, terlalu banyak hal yang baik dapat berubah menjadi hal yang sangat buruk.
“Di sisi lain, jika Anda memberi seseorang obat yang dapat meningkatkan kadar serotonin mereka terlalu tinggi, itu dapat menyebabkan sindrom serotonin,” tambah Dr. Brown. “Ini bisa membuatmu sakit.”
Sindrom serotonin, adalah suatu kondisi yang berpotensi mengancam jiwa, paling sering disebabkan oleh interaksi obat. Gejalanya meliputi:
- Kegelisahan
- Kebingungan
- Denyut jantung cepat dan tekanan darah tinggi
- Pupil melebar
- Kehilangan koordinasi otot atau otot berkedut
- Diare
- Berkeringat berat
- Otot Kaku
- Sakit kepala
- Merinding
- Menggigil
Tanda-tanda serotonin berlebihan yang berpotensi mengancam jiwa:
- Demam tinggi
- Kejang
- Detak jantung tidak teratur
- Tidak sadar
Itu adalah penjelasan singkat mengenai Serotonin. Jika anda memerlukan bantuan lebih lanjut silahkan hubungi dokter atau psikiater sehingga bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Referensi:
https://www.psycom.net/boost-serotonin-naturally