Ada apa dengan cinta yang aku pun tak bisa mendefinisikannya Semakin aku mencari, semakin aku bingung dibuatnya Apakah aku pernah jatuh cinta? Dengan makhluk bernama manusia Tapi, siapakah orangnya? Padanya kah, yang diam-diam juga menyimpannya atau ini hanya perasaanku saja? Terjebak dalam khayalan yang tak ada ujungnya Pengharapan yang konsekuensi akhirnya adalah kecewa Aku sadar, jika cinta itu benar maka ia akan membuatku dewasa Akulah nahkodanya, yang mengarahkan kapal itu akan berlabuh ke mana Maka, Aku menunggu yang serius dengan komitmennya Bukan yang membanggakan status di depan teman-temannya Bahwa aku adalah miliknya yang sejatinya hanyalah bercanda Kau tahu kenapa? Kau cantik katanya, dan dia suka Kau baik, dan dia memanfaatkannya Tapi tinggal menunggu waktu saja Permainannya akan usai juga Jika tak disadari sejak awal Maka pada akhirnya kita yang akan menyesal Jangan jadi korban lelaki yang suka gombal yang bisa menerbangkanmu dalam dunia khayal Tapi sewaktu-waktu meninggalkanmu pergi dengan alasan tak rasional "Kita tak lagi sama seperti di awal kita kenal" Jika tertawa dapat ditulis hahaha begitu saja Maka kata I Love You pun sama Tak ada rasa, tak ada kata istimewa Itu hanya bercanda Selagi kata SAH itu tidak mengawalinya Jadi kawanku, yang perempuan jangan suka baper yang laki-laki juga jangan caper Teman ya teman, jangan rasa pacar Perhatian ya boleh, tapi ya yang wajar Ah udahlah, jangan kedok cinta menjadikan kita gila Masa muda bukan hanya soal kisah cinta semu saja Ini waktunya kita berkarya Nanti pada waktunya pasti akan datang dengan sendirinya Yang serius akan menunjukkan aksi nyata Yang modus, tinggalkan saja #semangatya #bijakdalammencinta ~Martina Mulia Dewi~