Halo Sobat Psike! Bagi kamu yang memiliki kelompok pertemanan yang kuat, pasti kamu selalu ingin bersama kelompokmu dan merasa nyaman dengan mereka. Namun, apakah ketergantunganmu terhadap kelompokmu ini sampai membuatmu ketakutan untuk berinteraksi dengan anggota kelompok lain diluar kelompokmu? Jika ya, mungkin kamu mengalami intergroup anxiety.
Integroup anxiety ini tidak hanya terjadi pada kelompok pertemanan yang kecil, melainkan juga dapat terjadi pada kelompok besar seperti ras kulit, agama, dan/atau suku bangsa. Mari kita simak pembahasan lebih lanjut mengenai intergroup anxiety.
Definisi Intergroup Anxiety
Intergroup anxiety digambarkan ada seseorang yang merasa tidak nyaman ketika berinteraksi dengan orang lain yang berada dalam kelompok sosial yang berbeda dari mereka. Ketika berinteraksi dengan anggota kelompok sosial yang berbeda (disebut outgroup), orang sering mengantisipasi berbagai hasil negatif, seperti dimanfaatkan atau ditolak. Pada individu yang kecemasannya parah, mereka mungkin khawatir bahwa anggota kelompok luar akan menyakiti mereka secara fisik.
Penyebab Terjadinya Intergroup Anxiety
Kecemasan antarkelompok dapat dihasilkan dari: ekspektasi negatif, seperti diskriminasi selama interaksi lintas kelompok, atau ketakutan bahwa anggota kelompok lain akan bertindak hal-hal yang akan menimbulkan dampak psikologis, dan/atau konsekuensi negatif bagi diri sendiri atau kelompok, seperti peperangan antarkelompok, dll.
Gejala/Hal yang Dirasakan Oleh Penderita Intergroup Anxiety
- Komponen Afektif
Secara afektif, kecemasan antarkelompok dialami sebagai hal yang negatif dan tidak menyenangkan. Orang yang mengalami kecemasan antarkelompok merasa khawatir, tertekan, dan gelisah.
- Komponen Kognitif
Orang yang merasakan intergroup anxiety cenderung merasa malu, salah paham, takut, bingung, jengkel, frustrasi, atau merasa tidak kompeten. Mereka juga khawatir akan didiskriminasi, dirugikan secara fisik, ditipu, dieksploitasi, dan dilecehkan. Mereka juga takut akan ditolak, distereotipkan secara negatif, tidak disetujui, diremehkan, tidak dihargai, diejek, dihina, atau dianggap berprasangka. Selain itu, mereka juga berpikir bahwa anggota kelompok mereka sendiri tidak akan menyetujui mereka bergaul dengan anggota kelompok luar.
- Komponen fisik
Secara fisik, orang yang mengalami intergroup anxiety akan mengalami peningkatan terkanan darah, peningkatan respons kulit, peningkatan kadar kortisol, serta kontraksi dari jantung lebih cepat.
Dampak Negatif dari Intergroup Anxiety
- Efek kecemasan antarkelompok yang paling sering dipelajari adalah prasangka terhadap kelompok luar dan keengganan untuk berinteraksi dengan anggota kelompok luar.
- Evaluasi negatif dari kelompok luar yang diciptakan oleh kecemasan antar kelompok dapat meluas kepada ketakutan dan kemarahan, yang memiliki efek merugikan lebih lanjut pada hubungan antarkelompok.
- Memunculkan stereotipe terhadap kelompok luar.
- Menganggap kelompok luar menjadi homogen atau anggota kelompok ini semuanya dianggap sama.
Bagaimana Cara Mengurangi Intergroup Anxiety?
- Hal yang harus dilakukan pertama adalah dengan tidak menggeneralisir. Jika kamu mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari salah satu anggota kelompok tertentu, belum tentu semua anggota kelompok itu bersifat sama seperti orang tersebut.
- Mulai berempati dengan atas dasar kemanusiaan, bukan lagi kepentingan kelompok.
- Minta bantuan figur yang memiliki otoritas seperti pemerintah atau tokoh lain yang sekiranya dapat menengahi perpecahan antarkelompok.
- Adanya pembelajaran kooperatif dan dialog antarkelompok yang terstruktur, seperti mempelajari tentang kelompok luar yang tidak diketahui untuk mengurangi prasangka negatif.
- Menenangkan anggota kelompok yang mengalami intergroup anxiety.
Indonesia sendiri menjunjung prinsip gotong royong dan berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Jadi, kita harus bisa hidup berdampingan dengan siapapun dan dimanapun kita berada.
Referensi:
Amodio, D. M. (2009). Intergroup anxiety effects on the control of racial stereotypes: A psychoneuroendocrine analysis. Journal of Experimental Social Psychology, 45(1), 60-67.
Halperin, E., Crisp, R. J., Husnu, S., Trzesniewski, K. H., Dweck, C. S., & Gross, J. J. (2012). Promoting intergroup contact by changing beliefs: Group malleability, intergroup anxiety, and contact motivation. Emotion, 12(6), 1192.
Psychology Research. Intergroup Anxiety. Retrieved from http://psychology.iresearchnet.com/social-psychology/social-cognition/
Stephan, W. G. (2014). Intergroup anxiety: Theory, research, and practice. Personality and Social Psychology Review, 18(3), 239-255.