Pada artikel ini, kecerdasan rendah yang dimaksud tidak berbicara tentang orang – orang dengan ketidakmampuan belajar atau intelektual yang didiagnosis pada masa kanak – kanak. Dan juga, tidak berbicara tentang skor IQ rendah. Tanda – tanda kecerdasan rendah yang dapat dialami pada pada orang dewasa yang sehat dan berfungsi normal. Berikut tanda – tanda kecerdasan rendah:
1. Kurangnya rasa ingin tahu
Ciri kecerdasan yang rendah, kurangnya rasa ingin tahu membuat orang terjebak pada tingkat pengetahuan mereka saat ini. Mereka cukup tahu untuk bertahan hidup di dunia. Mereka tidak mengajukan pertanyaan dan tampaknya puas dengan di mana mereka berada secara intelektual.
2. Kurangnya kerendahan hati intelektual
Kerendahan hati intelektual berarti menerima bahwa Anda tidak tahu apa yang tidak Anda ketahui. Keingintahuan dan kerendahan hati intelektual adalah diibaratkan sebagai mesin pertumbuhan intelektual. Kecenderungan pada orang adalah untuk percaya bahwa mereka tahu segalanya. Namun, semakin banyak Anda tahu, semakin Anda menyadari betapa sedikitnya yang Anda ketahui.
3. Pikiran tertutup
Tertutup terhadap ide, opini, dan informasi baru membuat orang-orang dengan kecerdasan rendah terjebak di tempat mereka berada. Orang yang berpikiran tertutup memiliki kecenderungan untuk mengkonfirmasi keyakinan mereka yang sudah ada sebelumnya. Oleh karena itu, mereka tidak dapat mempelajari hal-hal baru.
4. Tidak tertarik belajar
Orang dengan kecerdasan rendah kebanyakan melihat belajar sebagai buang-buang waktu. Mereka bahkan tidak memiliki kecerdasan untuk melihat bagaimana pembelajaran dapat bermanfaat bagi mereka. Mereka berhenti belajar ketika mereka lulus. Orang dengan kecerdasan tinggi, di sisi lain, menerima bahwa belajar adalah proses seumur hidup.
5. Tidak mencari hal baru
Orang dengan kecerdasan rendah tampaknya memiliki keengganan terhadap hal-hal baru secara umum. Anda akan melihat bahwa mereka tidak hanya menghindari mengekspos diri mereka pada ide-ide baru, tetapi juga pada sesuatu yang baru – seni baru, musik baru, dll. Sebaliknya, kebaruan sangat merangsang orang-orang dengan kecerdasan tinggi. Mereka mencari hal-hal baru untuk terus memperluas pikiran mereka dan untuk melihat hal-hal baru.
6. Hindari berpikir
Orang dengan kecerdasan rendah menghindari berpikir ketika mereka bisa. Mereka selalu perlu diberi tahu persis apa yang harus dilakukan dan tidak akan menggunakan pikiran mereka sendiri. Mereka berkembang dalam struktur pendidikan formal yang membutuhkan pembelajaran hafalan tetapi tidak memiliki kecerdasan atas keinginan dirinya sendiri untuk berpikir. Tempatkan mereka dalam situasi baru di mana mereka diminta untuk berpikir dan hal tersebut membuat mereka tidak nyaman.
7. Berkurangnya kemampuan untuk merenungkan hal-hal
Kemampuan untuk merenungkan hal-hal adalah salah satu keterampilan kognitif terbesar manusia. Ini membantu kita memahami kausalitas di balik peristiwa atau hal. Pengamatan yang tajam ditambah kemampuan untuk berefleksi telah menjadi pendorong kemajuan manusia.
8. Kurang berpikir kritis
Berpikir kritis itu sulit karena bertentangan dengan cara kerja pikiran. Pikiran mengasimilasi informasi sebagai keyakinan dan kemudian mengkonfirmasi keyakinan tersebut. Menguji validitas keyakinan tersebut membutuhkan energi mental yang signifikan. Namun, itu satu-satunya cara untuk mendekati kebenaran atau mengetahui fakta yang ada.
9. Tidak sering berubah pikiran
Tingkat di mana orang mengubah pendapat mereka menunjukkan tingkat di mana mereka mempelajari hal-hal baru. Sementara orang-orang cerdas mengubah posisi mereka dalam hal-hal dari bulan ke bulan atau minggu ke minggu, orang-orang dengan kecerdasan rendah berpegang pada hal-hal yang mereka pelajari bertahun-tahun yang lalu. Memiliki pendapat yang terlalu kuat tentang apa pun umumnya merupakan tanda bahwa seseorang hanya melihat sebagian dari keseluruhan cerita.
10. Pemikiran hitam dan putih
Orang dengan kecerdasan rendah adalah ahli dalam berpikir hitam putih. Mereka tampaknya hanya berpikir dalam hal yang berlawanan, mengabaikan area abu-abu di antaranya. Realitas seringkali terlalu kompleks untuk ditafsirkan secara berlawanan.
11. Kurang kreativitas
Karena mereka kurang mencari hal-hal baru, orang-orang dengan kecerdasan rendah juga kekurangan kreativitas. Kreativitas tidak muncul dari ruang hampa. Orang-orang paling kreatif terus-menerus mengekspos diri mereka kepada orang-orang kreatif lainnya di bidangnya. Dengan cara ini, kreativitas diibaratkan seperti memberi makan dirinya sendiri dan menghasilkan hal-hal indah atau baru dalam dunianya.
12. Kurangnya fleksibilitas kognitif
Sering berubah pikiran adalah tanda keterbukaan pikiran. Fleksibilitas opini yaitu tidak kaku dalam berpendapat. Demikian pula, fleksibilitas kognitif berarti tidak kaku dalam cara berpikir seseorang. Fleksibilitas kognitif adalah tujuan akhir dari Terapi Perilaku Kognitif. Orang-orang yang mengembangkannya dapat secara signifikan meningkatkan kesehatan mental mereka.
13. Berpikir jangka pendek
Orang dengan kecerdasan rendah secara konsisten tidak mampu mengatasi keinginan mereka untuk kepuasan instan. Mereka sering menutup mata terhadap konsekuensi jangka panjang dari perilaku mereka saat ini.
14. Pengambilan keputusan yang buruk
Kita semua membuat keputusan yang buruk dari waktu ke waktu. Tetapi orang-orang dengan kecerdasan rendah secara konsisten gagal mempertimbangkan pro dan kontra dari keputusan mereka.
15. Pemikir yang tidak realistis
Semakin selaras pikiran seseorang dengan kenyataan, semakin pintar mereka. Tidak berhubungan dengan kenyataan adalah tanda pasti dari kecerdasan yang rendah.
16. Keterampilan interpersonal yang buruk
Mampu menangani orang secara efektif juga merupakan tanda kecerdasan yang tinggi. Orang dengan kecerdasan rendah tidak memiliki keterampilan sosial utama seperti:
- Memiliki mentalitas yang baik
- Berempati
- Kemampuan komunikasi yang baik
- Memiliki kecerdasan emosional
- Kemampuan menghadapi kritik
- Kemampuan untuk memahami sarkasme
- Kemampuan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain
References:
Parves, Hanan. (2021). 16 Signs of Low Intellegence.
Gambar: https://thoughtcatalog.com/christine-stockton/2014/01/4-things-only-low-intelligence-people-complain-about/