Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengatasi Insecure

 

 

Insecure atau insecurity menurut Asta (2019) artinya adalah tindakan dari adanya emosi apabila kita menilai diri kita menjadi seorang inferior dari orang lain. Pendapat pribadiku sendiri menyatakan bahwa insecure dapat diartikan sebagai perasaan tidak aman yang mungkin setiap orang rasakan dalam hidupnya.

Rasa tidak aman atau insecure sendiri bisa terjadi pada dirimu disaat kamu sedang merasa kekurangan, malu, bersalah, bahkan sampai rasa tidak mampu akan melakukan sesuatu. Ketika perasaan tidak aman ini mengendalikan diri kamu maka hal ini akan memicu perasaan semakin tidak percaya diri yang ada pada dirimu.

Setiap orang pernah memiliki perasaan insecure dari waktu ke waktu dan penyebab insecure bisa bermacam-macam. Penyebab insecure bisa datang dari kejadian yang menimbulkan trauma, pengalaman masa lalu, kondisi sosial (dari mengobservasi orang lain), hingga lingkungan sekitar, seperti sekolah, pekerjaan, hingga rumah.
Perasaan insecure juga bisa berasal dari ketidakstabilan secara umum.

Orang yang mengalami gangguan tak terduga dalam kehidupan sehari-hari lebih cenderung merasa insecure tentang sumber daya dan rutinitasnya.

Perasaan insecure tidak memiliki penyebab eksternal yang pasti. Ini bisa muncul sebagai kekhasan pribadi atau kimia otak.

Gejala dan Tanda Insecure Dirangkum dari laman WebMD  yang Bisa Terjadi pada Seseorang:

1. Merasa Rendah Diri

Salah satu gejala insecure adalah merasa rendah diri atau memiliki citra diri yang negatif. Merasa rendah diri berarti Anda berpikir buruk tentang diri sendiri atau kemampuan Anda. Hal tersebut dapat menimbulkan masalah lain, terutama yang menyangkut kesehatan mental. Bicaralah dengan dokter jika Anda merasa rendah diri. Hal ini wajar terjadi pada setiap manusia bisa disebabkan mungkin karena pengalaman masa lalu yang buruk sehingga menjadikan seseorang tidak merasa pede atau percaya diri. Jika kamu ada di fase seperti ini cobalah untuk belajar memahami diri sendiri sehingga kamu bisa untuk lebih menghargai diri kamu sendiri.

 

2. Perfeksionis

Ketidakmampuan untuk merasa puas dan kebutuhan untuk mengontrol serta menyempurnakan sesuatu hal bisa menjadi tanda insecure. Hal ini bermula dari perasaan bahwa Anda atau penampilan Anda tidak pernah cukup.

3. Isolasi Diri Sendiri

Rasa insecure juga dapat membuat orang menghindari interaksi sosial dengan orang lain dan mengisolasi diri mereka sendiri. Terkadang orang-orang ini lebih suka berinteraksi secara virtual melalui dunia maya yang mereka rasa dapat mereka kendalikan.

 

4. Prestasi Kerja Buruk

Rasa insecure juga bisa berdampak pada pekerjaan yakni dapat menjadi motivasi bagi beberapa orang, tetapi lebih sering mengakibatkan kinerja yang buruk.  Hal ini dapat menyebabkan kecenderungan untuk menghindari pekerjaan, niat keluar atau berganti pekerjaan segera setelah dimulai, dan sikap kerja yang buruk.

5. Depresi

Rasa insecure dapat menyebabkan penurunan kesehatan mental. Perilaku atau pemikiran depresif atau rasa cemas sering kali merupakan akibat dari rasa insecure, terutama jika rasa tidak aman itu menghasilkan atau disertai dengan keyakinan dan pola pikir yang salah.

 

6. Memiliki Kepercayaan Tipis Terhadap Orang Lain

Orang yang merasa insecure seringkali memiliki kepercayaan yang tipis terhadap orang lain. Hal ini membuat mereka sulit memiliki hubungan yang baik dengan orang lain.

 

7. Tidak Ingin Keluar dari Zona Nyaman

Banyak orang yang tidak ingin keluar dari zona nyaman biasanya diakibatkan oleh pengalaman di masa lalu yang tidak mengenakan seperti dikecewakan, dikhianati, dan perasaan buruk lainnya. Berbagai macam ketakutan ini secara tidak langsung akan menghambat dirimu untuk bisa berkembang menjadi lebih baik.

 

8. Gemar Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Perlu kamu ingat bahwa setiap orang memiliki waktunya masing-masing di dalam hidup baik itu sukses, menikah, memiliki anak, dan lain sebagainya. Kamu dan mereka diluar sana pun mungkin memiliki proses berkembang yang berbeda-beda juga. Membandingkan sesuatu dengan orang lain dan menghambat dirimu untuk berkembang maka inilah tanda yang harus secepatnya kamu tinggalkan.

 

9. Harus Mendapat Pujian dan Pengakuan dari Orang Lain

Salah satu ciri seseorang merasa insecure adalah mereka akan cenderung menjadi minder terhadap dirinya sehingga perlu untuk mendapatkan pujian serta pengakuan dari orang lain. Contoh yang mungkin sering kamu temui yaitu apakah kamu pernah memiliki teman yang selalu memperhatikan jumlah likes dan followers di media sosial, mereka akan sangat perlu jumlah tersebut untuk bisa lebih meningkatkan rasa percaya dirinya, itu merupakan salah satu tanda dari insecure dalam diri.

10. Menghindari Interaksi dengan Lingkungan Sekitar

Saat sedang merasa insecure seseorang cenderung untuk menghindari berinteraksi dengan seseorang terlebih interaksi di dalamnya berisi tentang berbagai pencapaian, prestasi yang teman-temanmu bicarakan. Seketika itu kamu akan semakin merasa down saat mendengarnya, padahal ketika kamu bisa meresponnya dengan baik dan tidak merasa terintimidasi kamu sebetulnya bisa mendapat insight baru dari sudut pandang temanmu tersebut dan mungkin saja kamu akan bisa termotivasi untuk semakin terus ingin berkembang.

 

Cara Mengatasinya Agar Tidak Insecure

 

1. Membangun Jejarin Sosial

Jejaring sosial yang luas dan bermakna, seperti persahabatan, hubungan dengan rekan kerja, dan banyak lagi membantu mengurangi rasa insecure dan efek negatifnya. Memiliki lingkaran pertemanan yang luas dan banyak hubungan dekat memungkinkan Anda mengembangkan rasa kepercayaan diri untuk terlibat dalam hubungan yang lebih dalam. Mengembangkan persahabatan yang baik di dalam maupun di luar tempat kerja juga memiliki terbukti berhasil membantu mencegah rasa insecure dalam pekerjaan, depresi, dan kecemasan secara umum.

 

2. Bangun Kepercayaan Diri

Orang dengan rasa insecure terkadang merasa ragu dan merasa ditolak dalam segala hal, mulai dari hubungan bersama pasangan hingga kenalan baru.

 

3. Memahami Perasaan

Memahami penyebab insecure yang kita rasakan bisa membantu mengarahkan kita pada dua hal penting. Pertama, untuk memahami bahwa perasaan itu punya alasan valid dan kita tidak konyol untuk merasa insecure. Kedua, masalah-masalah yang kita alami punya penyebab logis dan bisa diatasi secara logis. Penyebab insecure bisa berbeda-beda pada setiap orang.

 

4, Melangkah Perlahan

Pergi secara berkelompok akan mengurangi tekanan yang kita hadapi dan membantu kita lebih menikmati aktivitas sosial. Namun, pastikan orang yang kita ajak memahami situasi kita. Orang-orang tercinta akan membantu kita dan memastikan kita tetap merasa nyaman alih-alih mengolok-olok kita. Mengatur target-target kecil sangatlah penting. Sebab, terlalu terburu-buru mencapai target besar hanya akan membuat kita terbebani dan pada akhirnya memilih untuk menyerah.

 

5. Keluar dari Zona Nyaman

Jika ingin lepas dari perasaan insecure yang kita hadapi, cobalah beranikan diri keluar dari zona nyaman secara perlahan. Misalnya, jika kita punya masalah bersosialisasi dan biasa berinteraksi secara virtual, cobalah sekali-kali memilih mengangkat telepon alih-alih berkomunikasi lewat teks.

  1. Mengubah Perspektif
    Masalah yang kita hadapi mungkin adalah sebuah tantangan yang rasanya sangat sulit untuk kita hadapi. Namun, mengubah perspektif bisa membantu kita menghadapinya.

 

7. Lakukan yang Kita Bisa Sebaik Mungkin

Cara lainnya untuk mengatasi insecure adalah mengetahui apa kebisaan atau keunggulan kita, lalu lakukanlah sebaik mungkin. Temukanlah hobi yang kita suka karena itu tak hanya bisa membantu mengatasi stres, tetapi juga membantu membangun rasa percaya diri. Jika kita merasa mampu melakukan suatu hal, secara perlahan kita juga bisa lepas dari rasa insecure terhadap diri sendiri.

8. Mengapresiasi Diri

Menghadapi perasaan insecure akan lebih mudah jika kita mampu mengapresiasi diri sendiri. Bahkan, kesuksesan sekecil apapun perlu disadari dan dirayakan. Tak perlu terlalu muluk, kita bisa membeli kue kesukaan atau baju incaran setelah mencapai satu target kecil. Merencanakan hadiah untuk diri sendiri juga bisa membantu kita lebih fokus mencapai target dan menyelesaikan masalah yang ada di depan mata.

 

9. Catat Perkembangannya

Kita bisa mencatat pencapaian kita dan apa saja target yang ingin kita capai ke depan. Kita juga bisa menuliskan daftar apa saja yang positif dari diri kita. Tulis juga semua pujian yang kita dapat dan semua kesuksesan profesional maupun pribadi.

10. Fokus dalam Menjadi dan Mencintai Diri Sendiri

Lebih menjadi kemudian mencintai diri sendiri membuat kamu bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada pada diri kamu sehingga cepat atau lambat kamu akan paham akan karakteristik dirimu. Hal ini bertujuan agar memudahkan langkahmu kedepannya untuk bisa mengetahui dan mengembangkan apa yang sebenarnya menjadi passion kamu. Harapannya adalah agar kamu bisa fokus dengan tujuan dan proses kamu bukan oleh proses dan tujuan orang lain.

 

11. Jangan Bandingkan Dirimu dengan Orang Lain

Membanding-bandingkan diri dengan orang lain tidak selamanya berujung negatif tetapi umumnya banyak energi yang terbuang akibat melakukannya dan secara tidak langsung membanding-bandingkan diri dengan orang lain bersifat toxic terlebih membanding-bandingkan dirimu dengan seseorang di media sosial, hal itu akan menyebabkan banyak energi terbuang. Coba berusaha mulai fokus dengan proses dan tujuan hidup diri sendiri.

 

12. Kelilingi Dirimu dengan Orang yang Suportif

Lingkungan pertemanan dan cara bergaul mu salah satu faktor yang menentukan sifat dan karakteristik mu di dalam hidup. Berteman dan dikelilingi oleh orang-orang yang tidak suportif akan mendorong mu untuk semakin tidak percaya diri dan berujung menjadi insecure. Memiliki teman yang suportif akan memudahkanmu untuk bisa lebih berpikiran positif dan menjauhkan diri dari pikiran insecure.

 

13. Temukan Kelebihan dan Keunikan Dirimu

Mencoba untuk mencari kelebihan dan keunikan dirimu akan lebih bermanfaat dibandingkan kamu hanya fokus membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain karena bisa jadi kelebihan dan keunikan dirimu memiliki value yang sangat tinggi dan berguna bagi dirimu kedepannya. Satu Persen disini siap memberikan berbagai macam kemudahan agar kamu bisa menemukan dan mencari value dalam dirimu lewat layanan online konseling dan mentoring yang langsung ditangani oleh ahlinya.

 

14. Selalu Bersyukur

Cara terakhir adalah dengan selalu bersyukur, dengan bersyukur banyaknya beban pikiran yang kamu pikirkan akan perlahan berkurang dan hilang seiring dengan berjalannya waktu tapi yang perlu kamu ingat adalah bersyukur saja tidak cukup, kamu harus tambahkan dengan selalu berusaha dan berdoa sekuat tenaga.

Setiap manusia memiliki masalah dan kecemasannya masing-masing tidak perlu kamu pungkiri bahkan hindari cukup kamu terima dengan lapang dada tanpa harus membanding-bandingkannya dengan orang lain. Jika kamu merasa insecure coba biarkan saja energi tersebut masuk terlebih dahulu, terima.

Lalu coba selalu ingat berbagai macam kelebihan yang kamu punya, nikmat hidup sampai dengan saat ini, dan segala kemudahan yang kamu peroleh maka rasa insecure tersebut tak akan lama bersarang dalam pikiranmu.

Referensi

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/09/06/152242820/apa-itu-insecure-penjelasan-gejala-dan-cara-mengatasinya?page=all

https://satupersen.net/blog/insecure-mengenal-dan-cara-mengatasinya

https://kesehatan.kontan.co.id/news/apa-itu-insecure-ini-penjelasan-gejala-dan-cara-mengatasinya?page=all

Pustaka Gambar

https://id.pinterest.com/pin/576671927291734812/

https://id.pinterest.com/pin/113293746863794907/

https://id.pinterest.com/pin/362821313738677798/

https://id.pinterest.com/pin/346917977542166901/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *