Kita sering mendengar gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Tapi apakah dalam gaya belajar hanya 3 yang disebutkan tadi? Ternyata tidak loh, tokoh Psikologi yang bernama Kolb, menjelaskan teori Experiental Learning. Teori experiental learning ini merupakan teori belajar dimana pengetahuan diciptakan melalui pengalaman dan hasil dari kombinasi menyimpan serta mentransformasikan pengalaman tersebut. Kolb juga mengenalkan gaya belajar dalam model pembelajaran experiental, yaitu :
- Assimilator, (AC/RO).
Kombinasi dari berfikir dan mengamati (thinking and watching). Individu pada tipe assimilator akan dapat merangkum informasi ke dalam suatu format yang logis, singkat, dan jelas. Biasanya individu dengan tipe ini kurang perhatian kepada orang lain dan lebih menyukai ide serta konsep yang abstrak.
- Converger, (AC/AE).
Kombinasi dari berpikir dan berbuat (thinking and doing). Individu dengan tipe converger mudah mempraktikan fungsi dari ide dan teori, berkemampuan lebih baik dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan, cenderung menyukai tugas-tugas aplikatif daripada masalah sosial atau hubungan interpersonal.
- Accommodator, (CE/AE).
Kombinasi dari perasaan dan tindakan (feeling and doing). Individu dengan tipe accommodator memiliki kemampuan belajar dari hasil pengalaman nyata yang dia lakukan. Mereka suka membuat rencana dan melibatkan dirinya dalam berbagai pengalaman baru dan menantang, cenderung bertindak berdasarkan analisis logis, dan biasanya mempertimbangkan faktor manusia (untuk mendapatkan masukan/informasi) dibanding dengan analisis teknis untuk pemecahan masalah.
- Diverger, (CE/RO).
Kombinasi dari perasaan dan pengamatan (feeling and watching). Individu dengan tipe diverger melihat situasi konkret dari banyak sudut pandang. Pendekatannya pada setiap situasi adalah “mengamati” dan bukan “bertindak”. Individu seperti ini menyukai tugas belajar yang menuntunnya untuk menghasilkan ide-ide, biasanya juga menyukai isu budaya serta suka sekali mengumpulkan berbagai informasi.
Nah dalam empat gaya belajar tadi, ternyata merupakan gabungan dari elemen-elemen siklus belajar teori experiental learning. Elemen tersebut, yaitu:
- Concrete Experience, model belajar dan mengajar dengan mengajak peserta didik untuk berpartisipasi aktif.
- Reflective Observation, mengamati dengan cermat tentang pembelajaran yang dijalani.
- Abstract Conceptualization, mampu memperoleh makna-makna kunci dari pembelajaran itu diluar lingkungan pembelajaran yang diikuti.
- Active Experimentation, menerapkan dalam kehidupan berdasarkan makna kunci yang ditemukan sesuai dengan kreativitas diri.