Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Fenomena psikologi dan kesehatan mental di era modern

Hallo semua, apakah kalian sudah tau tentang fenomena psikologi dan kesehatan mental? kalau belum tau, yuk sama-sama cari tahu lebih dalam tentang ini. Mari baca artikel berikut.

Sepanjang sejarah manusia telah mengalami dan mereplikasi hal-hal tertentu yang disebut sebagai “fenomena psikologis.” Fenomena-fenenoma tersebut didefinisikan sebagai “trik otak” yang menentang penjelasan ilmiah dan tetap menjadi misteri bagi semua orang.
(https://www.idntimes.com/life/education/siti-anisah-2/meski-agak-asing-5-fenomena-psikologis-ini-sering-kamu-alami-lho-c1c2/1)

Terkadang banyak orang yang menganggap remeh kesehatan mental, padahal itu sangat penting dan bisa saja stress berlebihan dapat mengganggu kesehatan mental juga loh selain itu juga banyak kesehatan mental yg kita sering alami namu kita tidak tahu, betul?
dan kali ini aku akan kasih tau pelajaran tentang ini lebih dalam ya teman-teman.
(Paragraf tersebut saya yang membuat sendiri)

1. Reverse Psychology – Psikologi Terbalik

Kita dilarang melakukan sesuatu, justru malah kita terpancing melakukannya.
Ini disebut psikologi terbalik atau reverse psychology. Reverse psychology sendiri adalah cara memancing seseorang untuk melakukan sesuatu, tapi dengan meminta dia melakukan sebaliknya.
Misalnya orang tua melarang kamu pacaran, karena menganggap kamu belum dewasa. Lalu kamu disuruh di rumah aja. Ketika disuruh di rumah aja, kamu justru malah keluar sebagai bentuk rebel. Ini namanya reaktansi.
(https://psikologihore.com/15-fenomena-unik-di-psikologi-yang-sering-kita-alami/)

2. The Illusory Truth Effect
The Illusory Truth alias kebenaran ilusi adalah istilah psikologi untuk ungkapan tadi. Artinya tuh ya kalo suatu kebohongan dikatakan terus menerus, disebarluaskan ke berbagai tempat, orang-orang akan percaya dan mengatakan kalo itulah faktanya.
(https://psikologihore.com/15-fenomena-unik-di-psikologi-yang-sering-kita-alami/)

Seperti apa ya bayangan kalian tentang contoh ini?
Contohnya seperti kamu baru pindah ke sekolah di luar kota, dan ada salah satu anak tidak menyukai kamu atau dia membully kamu didepan teman-temannya seperti “eh jangan main sama dia ya, soalnya dia operasi hidung” dan setelah itu teman-teman lainnya mempercayainya padahal itu tidak berdasarkan faktanya, tetapi dia berbohong kesemua teman-teman dikelas.

Sudah terbayangkan atau kalian sudah pernah melihat kejadian tersebut?
Kalau sudah pernah melihat, jauhkan pergaulan seperti itu ya dan jgn dianggap remeh karena itu akan menyakiti hati orang yang kalian katain dengan hal-hal buruk seperti itu.
(Paragraf tersebut saya yang membuat sendiri)

3. Barnum Effect
Mungkin ini sering bangat dialami oleh kalian ya.
Contoh, orang yang lahir di bulan ini tuh suka iri terhadap orang lain, cuek, galak, tetapi hati mereka tulus dan baik banget.
Itu kalian banget ga sih? hayo ngaku…
Barnum Effect, alias Efek Barnum, adalah fenomena ketika seseorang ngerasa hasil dari suatu tes kepribadian yang notabene umum dan dangkal terasa bener-bener pas sama kepribadian kamu. Efek Barnum ini sering juga digunakan sama peramal atau spiritualis untuk membolak-balik emosi audiens.
(https://psikologihore.com/15-fenomena-unik-di-psikologi-yang-sering-kita-alami/)

Setelah kita mengetahui tentang fenomena-fenomenapsikologi tersebut,
Apakah kalian merasa kalian pernah seperti contoh diatas? Jujur yaa hehehe…

Sekarang kita akan membahas tentang kesehatan mental, pasti kalian sudah pernah belajar tentang kesehatan mental di sekolah kalian masing-masing.
(Paragraf tersebut saya yang membuat sendiri)

 

KESEHATAN MENTAL

Kesehatan mental merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih disalahpahami oleh banyak orang, kesehatan mental bisa diartikan sebagai suatu keadaan sesorang yang sejahtera secara psiko-sosial dimana tiap individu menyadari potensi dirinya sendiri, dapat menghadapi tekanan yang normal dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan baik, dan dapat memberikan kontribusi positif bagi komunitasnya.

(https://www.suara.com/health/2018/10/23/143435/zaman-sekarang-kesehatan-mental-remaja-akan-hadapi-situasi-sulit)

 

Zaman sekarang itu kesehatan mental harus benar-benar dijaga ya khususnya untuk para remaja di era millenial ini…

Banyak anak remaja yang mentalnya terganggu, seperti salah satu contoh yang sering dialami banyak orang yaitu adanya perdebatan antara orang tua dirumah dan mereka merasa tertekan karena hal ini.

Apa saja si faktor-faktor yang dapat memengaruhi kesehatan mental? yuk simak baik-baik ya teman-teman.

(Paragraf tersebut saya yang membuat sendiri)

 

 

1) Biologis

Faktor biologis dipengaruhi dari genetik, fisik, otak, sensorik, dan kondisi saat kehamilan.

2) Psikologis

Faktor psikologis disebabkan ikatan emosional seseorang dengan keluarga atau teman, kemampuan kognitif saat belajar, serta emosi yang belum matang. Hal-hal yang dapat mempengaruhi kondisi psikologis antara lain:

 

A. Kehilangan

Rasa kehilangan muncul ketika orang terdekat meninggal, hubungan dengan pasangan berakhir, keguguran, kehilangan pekerjaan, atau ketika terpisah dari teman dan keluarga. Ketika menghadapi salah satu kejadian tersebut, maka selanjutnya akan muncul rasa sedih syok, marah, dan menyesal. Setiap orang memiliki cara dan waktunya sendiri untuk menyembuhkan duka. Terkadang butuh waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan beberapa tahun. Sebelum perasaan ini mengganggu kesehatan mental, hubungi orang terdekat untuk mendapat dukungan. Jika perlu, bisa mencari bantuan profesional untuk berdamai dengan perasaan kehilangan.

B. Kekerasan dalam keluarga

Kekerasan dalam lingkungan keluarga tidak hanya berupa kekerasan fisik, tapi juga psikologis berupa terlalu mengontrol kehidupan sosial, ketidakadilan finansial, dan kekerasan verbal. Terjebak pada situasi ini dalam jangka waktu lama bisa membuat seseorang mengalami gangguan mental seperti stres pasca-trauma.

C. Kehilangan pekerjaan

Kehilangan pekerjaan, menganggur, kehilangan bisnis, dan rugi dalam investasi mengakibatkan finansial terganggu. Ketika keuangan tidak stabil, sangat normal muncul gejala sulit tidur, mudah marah, rasa malu, dan kehilangan arah yang makin lama akan membuat emosi tidak teratur.

D. Sosial Budaya

Faktor sosial budaya dipengaruhi kesehatan dalam budaya, seperti status sosial, hubungan dengan keluarga, hubungan sosial, dan konflik sosial. Bahkan kondisi sosial budaya yang tidak sehat semakin berkembang ke ranah digital dengan munculnya hujatan dari warga-net.

E. Mengalami perundungan

Hidup di era digital membuat seseorang dengan mudah melakukan perundungan secara online dan bersembunyi dibalik akun media sosial. Beberapa tahun terakhir semakin sering muncul berita tentang dampak buruk dari perundungan online. Ketika seseorang terus menerus mengalami perundungan fisik dan verbal, ia akan merasa tidak berdaya dan kesepian. Hari-harinya akan dipenuhi pikiran apakah besok ia akan mengalami hal yang sama dan apakah akan berdampak semakin buruk jika melaporkan kejadian tersebut.

F. Kesepian dan Isolasi Sosial

Kesepian merupakan perasaan sedih ketika sedang sendirian dalam jangka waktu panjang. Sedangkan isolasi sosial merupakan situasi saat terpisah dari komunitas dan lingkungan. Banyak hal yang bisa membuat seseorang terjebak dalam kondisi tersebut, antara lain meninggalnya orang terdekat, hubungan tidak sehat dengan keluarga, gangguan kesehatan fisik keluarga, pensiun, dan kehilangan tujuan hidup.

G. Lingkungan

Lingkungan yang positif dapat memberikan dampak baik bagi jiwa, sedangkan tinggal di lingkungan penuh polusi dan berisik tanpa disadari akan mempengaruhi kesehatan mental.

(https://www.farmaku.com/artikel/informasi-tentang-kesehatan-mental/)

 

 

selain fakto-faktor tersebut, banyak juga loh tips cara menjaga kesehatan mental khususnya untuk para remaja di era modern ini.

(Paragraf tersebut saya yang membuat sendiri)

beberapa hal sederhana yang dapat meningkatkan kesehatan mental:

 

• Katakan Hal Positif pada Diri Sendiri

 

Penelitian menunjukkan bahwa cara kamu berpikir tentang diri sendiri dapat memiliki efek yang kuat pada kejiwaan kamu. Ketika kita memandang diri kita dan hidup kita secara negatif, maka kita juga merasakan efek negatifnya. Sebaliknya, jika membiasakan diri menggunakan kata-kata yang membuat lebih positif, maka hal ini membuat kamu lebih optimis.

 

• Tuliskan Hal-Hal yang Patut Disyukuri

 

Rasa bersyukur dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan, kualitas kesehatan mental, serta kebahagiaan. Cara sederhana untuk meningkatkan rasa bersyukur adalah membuat jurnal dan menuliskan berbagai hal yang patut disyukuri setiap harinya. Secara umum merenungkan rasa terimakasih juga efektif, tetapi kamu perlu berlatih secara teratur untuk mendapatkan manfaat jangka panjang. Temukan sesuatu untuk disyukuri dan nikmati perasaan tersebut dalam hatimu.

 

• Fokus pada Satu Hal pada Satu Waktu

 

Fokus kepada tujuan mampu melepaskan emosi negatif dari pengalaman masa lalu yang membebani. Mulailah dengan membawa kesadaran bahkan untuk hal-hal sederhana seperti mandi, makan siang, atau berjalan pulang. Memberi perhatian pada sensasi fisik, suara, bau, atau rasa dari pengalaman ini membantu kamu untuk fokus. Ketika pikiran kamu terbang melayang hingga menyebabkan kamu overthinking, maka bawa saja kembali ke sesuatu yang kini sedang kamu lakukan.

 

• Olahraga

 

Tubuh akan melepaskan endorfin yang membantu menyingkirkan stres dan meningkatkan suasana hati kamu sebelum dan sesudah berolahraga. Itulah sebabnya olahraga adalah cara penangkal stress, kecemasan, dan depresi yang ampuh. Carilah cara-cara kecil untuk menambah aktivitas olahraga, seperti naik tangga, atau jalan kaki ke tempat yang dekat. Paparan sinar matahari juga membantu tubuh menghasilkan vitamin D, yang meningkatkan tingkat serotonin di otak.

 

• Terbukalah pada Seseorang

 

Mengetahui bahwa kamu dihargai oleh orang lain adalah penting untuk membantu kamu berpikir lebih positif. Belajar terbuka kepada orang lain, yang membuat kamu lebih mampu berpikir positif dan semakin mengenal diri sendiri.

 

• Tidur Tepat Waktu

 

Sejumlah besar penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur memiliki efek negatif yang signifikan pada suasana hati. Coba tidur pada waktu yang teratur setiap hari. Hindari bermain gadget sebelum waktu tidur dan membatasi minuman berkafein untuk pagi hari.

 

Jadi mulai sekarang, kamu memiliki berbagai cara langkah-langkah positif sederhana untuk menjaga kesehatan mental kamu. Cara menjaga kesehatan mental seperti yang disebutkan di atas tidaklah sulit dilakukan, kamu hanya memerlukan menerapkannya secara bertahap dan penuh ketelatenan dalam menerapkannya supaya mendapatkan manfaat jangka panjang.

(http://ners.unair.ac.id/site/index.php/news-fkp-unair/30-lihat/561-6-tips-menjaga-kesehatan-mental-remaja)

 

Setelah kita menyimak materi tersebut, ada kesimpulan yang dapat kita ambil dari materi ini. Nah jadi sekarang kita mengetahui pentingnya kesehatan mental itu, dan kita harus terus tetap positif thingking dengan disekitar kita, kesehatan mental jangan pernah kalian anggap remeh ya itu akan membahayakan diri kita sendiri.

(paragraf tersebut yang membuat saya sendiri)

 

TERIMAKASIH UNTUK KALIAN SEMUA YANG SUDAH MEMBACA ARTIKEL DAN MATERI INI, SEMOGA BISA DIPAHAMI DAN BERMANFAAT! (。>_<。)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *