Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society
Sipil 5 posts
Dinding Kaca: Mungkinkah Menjadi Tren Rumah Modern?

Kaca merupakan material yang memiliki molekul acak seperti zat cair, namun kohesi material kaca membuatnya terlihat seperti benda padat. Karena susunan molekul yang acak, kaca memiliki property tembus pandang. Menurut Pliny, kaca ditemukan pada tahun 5000 SM secara tidak sengaja di Syria. Penemuan ini terjadi pada saat pedagang mencoba membakar suatu batuan, yang meleleh dan mengeras menjadi opaque (transparan). (1855, Pliny) Kaca mulai digunakan sebagai perhiasan, serta juga sebagai vas. Menurut nissink, kaca mulai digunakan dalam arsitektur pada tahun 100 Masehi,. (Nissink, 2014) Desain rumah selalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Pada zaman dahulu, konsep perumahan masyarakat cenderung sesuai dengan cirikhas serta filosofi daerah tersebut. Contohnya adalah rumah gadang dari daerah Padang, Sumatera Barat. Rumah gadang atau yang biasa disebut sebagai rumah bagonjong atau rumah baanjuang memiliki desain yang cukup unik, yakni dengan atap yang berbentuk seperti tanduk kerbau. Bentuk tanduk kerbau sangat dibanggakan oleh orang Minang, sebab hal tersebut merupakan simbol kemenangan orang Minang dalam peristiwa adu kerbau bersama orang Jawa. Bahan yang digunakan juga unik, yakni kayu dari pohon Juha. Pohon Juha merupakan pohon yang kokoh, sehingga cocok digunakan sebagai bahan dasar pembangunan di Sumatera Barat yang rawan akan gempa. Bahan atap yang digunakan adalah ijuk, serta dinding dibangun menggunakan potongan bambu. Jarang terlihat penggunaan kaca dalam rumah tradisional....

Paving Block Ramah Lingkungan guna Mengurangi Limbah Domestik

Limbah rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan dari aktivitas dalam rumah, seperti mencuci, memasak, serta kamar mandi. Limbah rumah tangga juga merupakan salah satu masalah terbesar di Indonesia. Mengutip dari situs Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, sampah yang bersumber dari rumah tangga menduduki peringkat tertinggi dalam jumlah sampah di Indonesia, yakni 38.2% total dari seluruh sampah di Indonesia. (SIPSN,2021) Keresahan terhadap limbah rumah tangga semakin meningkat seiring Pandemi berjalan, dikarenakan masyarakat yang cenderung lebih sering di rumah akibat PPKM. Pengolahan limbah rumah tangga-pun belum tergolong maksimal, dimana pengolahan limbah tidak sebanding dengan banyaknya limbah yang terproduksi setiap harinya. Mengutip dari Badan Pusat Statistik (BPS), pengolahan sampah yang umum digunakan adalah dengan membakar sampah. (BPS,2018) Pembakaran sampah rumah tangga-pun dapat berdampak buruk dikarenakan dapat mengeluarkan senyawa beracun....

Apa bedanya dam, bendung, embung, dan waduk?

Dam, bendung, embung, dan waduk biasanya mengacu pada tempat berkumpulnya air yang dibuat oleh manusia melalui rekayasa sipil. Apa bedanya dam, bendun...

Rozi Hendarta · balasan terbaru
Bendungan atau dam merupakan bentuk fisik atau bangunan yang dibuat untuk menghalangi atau menahan aliran air. Air yang ditahan ini...
Bagaimana cara meminimalisir Risiko dalam Proyek Kontruksi?

Proyek Konstruksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan tertentu (bangunan/konstruksi ) dalam batasan waktu, ...

FPIKDummy2 · balasan terbaru
cara meminimalisir resiko pada proyek kontruksi antara lain : 1. Menghindari risiko Menghindari risiko merupakan strategi yang sangat penting, strategi...