Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa yang Menjadi Perhatian Utama Kamu dalam Mendengarkan Musik? Nada atau Lirik?

Untitled-9|690x350

Musik adalah suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, nada dan keharmonisan. Musik merupakan salah satu seni yang digemari oleh banyak orang, tidak hanya dari kalangan muda, kalangan tua pun juga menyukainya. Mendengarkan musik tentunya dapat memberikan ketenangan dan kebahagiaan tersendiri bagi seseorang. Jenis musik pun beragam, di antaranya adalah pop, R&B, indie, klasik, rock, jazz, dangdut, ballad, dll. Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggih dan industri musik semakin berkembang. Banyak platform yang dapat digunakan atau diakses oleh semua orang untuk mendengarkan musik, salah satunya adalah YouTube. Melalui YouTube, kita dapat mengeksplorasi dan mendengarkan musik yang kita sukai. Banyak orang yang menyukai musik karena memiliki nada yang enak dan asik, lalu bagaimana dengan liriknya? Karena saat ini banyak musik yang enak didengar tetapi memiliki lirik yang kurang baik atau bahkan tidak senonoh.

Nah menurut Youdics, dalam mendengarkan musik, khususnya lagu, penting gak sih untuk mengetahui dan memahami liriknya? Atau yang terpenting adalah enak didengar aja?

[details="Referensi"]
https://hot.liputan6.com/read/4256756/4-fakta-unik-tentang-musik-yang-jarang-diketahui-punya-manfaat-untuk-jantung
[/details]

[details="Image Source"]
https://unsplash.com/photos/F-B7kWlkxDQ
[/details]

186

Mendengarkan musik terlebih lagu salah satu hal yang menyenangkan karena bisa menenangkan suasana hati dan mood. Kalo dalam mendengarkan lagu aku lebih memperhatikan nada, karena ketika nada nya enak bakal otomatis kecantol di otak membuat rasa nyaman dan candu tersendiri bahkan menjadi challenge tersendiri untuk mencoba memainkan nada/irama dari lagu tersebut. Lalu setelah nada aku ke bagian liriknya, ketika aku merasa lirik dan nada nya cocok itu sangat enak untuk di dengarkan dan cocok untuk putar terus menerus.

Tergantung perasaan pribadi sih kondisinya sedang seperti apa. Saat sedang sedih aku memilih musik berdasarkan lyricnya sih, aku cari dengan kondisi yang relate kalo bisa biar serasa jadi model video klip plus lebih menghayati gitu. Namun saat senang, aku lebih menyukai memilih berdasarkan nada.

Kalau mendengarkan musik, saya lebih memperhatikan nadanya terlebih dahulu. Ketika nadanya saya suka, maka saya akan mendengarkan dan mungkin memutar musik tersebut berkali-kali. Saya juga akan memasukkan lagu tersebut pada playlist saya. Nada dapat menandakan apakah genre dari lagu tersebut, bisa genre musik edm, slow, RnB, dan berbagai genre musik yang ada. Ketika saya ingin meningkatkan semangat, maka akan memutar musik yang semangat, kalau suasana hati sedang ingin mendengarkan musik yang mellow atau slow maka akan mendengarkan lagu yang slow juga. Apabila nadanya masuk maka akan enak didengarkan.

Mengenai lirik, saya biasanya akan mencari liriknya seperti apa ketika ingin menyanyikan musik tersebut. Setelah mengetahui liriknya saya baru mengerti bagaimana maksud dari musik tersebut, terkadang juga ada pesan yang diberikan oleh berbagai musik tersebut.

Dalam mendengarkan musik saya biasanya lebih memperhatikan nada yang digunakan. Jika lagunya terasa enak didengar maka saya akan mengulangnya beberapa kali hingga mencari liriknya. Entah lagu lokal maupun internasional pun saya perlakukan sama. Seringkali dalam kondisi tertentu musik yang didengar menyesuaikan dengan perasaan saat itu juga. Misalnya dalam beberapa waktu terakhir bisa jadi musik A berulang kali didengar. Esoknya saat perasaan berubah maka musik A sudah terasa tidak cocok lagi dengan suasana hati. Maka, beralihlah ke musik lain yang alunannya lebih mendukung. Tapi, ada masa dimana saya memilih mendengarkan musik semangat saat merasakan kesedihan. Hal ini dikarenakan saat itu harus menyelesaikan tugas tertentu sehingga perlu membangun mood yang bagus. Lain halnya jika perasaan sedang biasa saja, musik apapun akan didengar secara random sesuai keinginan.

Kalau aku biasanya perhatian pertama di nada, tapi karena aku pecinta lagu banget setiap hari pasti mendengarkan musik, nah sekarang ini banyak banget orang-orang yang istilahnya terkena racun tiktok yang akhirnya lagu itu jadi "hits" nah itu biasanya juga terjadi pada orang-orang yang tau musik itu hanya sebatas yang lagi trend aja, dan biasanya itu karena suka sama nada nya, entah apa liriknya yang penting enak di dengar. Nah kalau aku suka sama lagu-lagu yang tidak dalam trending jadi aku suka dengar lagu karena nada dan lirik, i love underrated songs yang benar-benar tidak banyak yang suka bahkan tau, tapi padahal lirik dan makna nya dalem banget dan juga enak untuk didengarkan. Jadi sebenarnya aku suka musik baik dari nada dan lirik.

Kalau aku mendengarkan musik, aku lebih suka instrumental teaser nya dulu sih seperti lagu-lagu K-Pop (karena aku salah satunya Kpopers hihi) dan itu juga aku menyukai lagu-lagu yang bersemangat sih. Aku contohkan saja salah satu lagu K-pop yang instrumental teasernya bagus yaitu lagu Blackpink-Du ddu du ddu. Pertama kali aku denger aku langsung suka padahal waktu itu aku gak terlalu suka dengan Blackpink. Nah karena aku suka teasernya dan lagunya juga aku suka sampai sekarang sering aku ulang terus. Namun, ga menutup kemungkinan juga sih aku juga suka mendengarkan lagu dengan memperhatikan liriknya salah satunya lagu Bebe Rexha-Im a mess bener-bener liriknya menyentuh buat aku karena pas aku suka lagunya pas banget dengan suasana yang sedih. Setiap mendengarkan lagu tersebut suka inget dengan kejadiannya ditambah lagi liriknya juga kan.

Secara keseluruhan aku lebih suka nada nya sih, terutama yang semangat...

Dari aku sendiri, jika lagu berbahasa Indonesia yang kuperhatikan terlebih dahulu adalah liriknya karena mudah memahami bahasanya. Setelah cocok dengan liriknya, baru mengarah ke nadanya. Berbeda halnya dengan lagu berbahasa asing, biasanya yang kuperhatikan adalah nadanya, karena tidak bisa secara langsung memahami liriknya. Jika nadanya sudah cocok, baru mengarah ke liriknya.

Bagi saya pribadi, saya selalu lebih memperhatikan nada ketimbang lirik dari sebuah musik. Sebagai penikmat musik klasik (yang seringkali tidak memiliki lirik, instrumental), komposisi melodi, harmoni, style dan progresi akor merupakan hal yang selalu saya perhatikan. Ketika menonton musik klasik di YouTube pun, sorotan terhadap teknik permainan sang instrumentalis merupakan hal yang mencuri perhatian saya sebagai seorang pianis.

Mungkin ini unpopular opinion ya, bahwa bagi saya lirik itu hal yang "mengganggu" nada. Karena adanya lirik orang jadi lebih lebih terpusat perhatiannya kesana ketimbang pada musik. Keindahan komposisi nada jadi kurang terapresiasi. Walaupun itu sih pilihan masing-masing pribadi ya.

Jika abstraknya bahasa nada saja sudah bisa menyampaikan pesan dan emosi si penggubah, apakah lirik benar-benar diperlukan?

Keduanya. Tentu nada yang akan memberikan kesan pertama apakah tertarik dengan lagu tersebut. Namun, setelahnya saya pasti akan memahami lirik lagu tersebut dan bila saya menyukainya lagu itu akan masuk dalam playlist saya dan akan saya putar berulang kali.

lagu yang enak adalah lagu yang memiliki irama dan nada yang enak pula, kalau lirik menurutku hal kedua deh karena kalau nada bisa langsung 'oh ini bagus nih' kalau paham tentang liriknya dan kemudian tertarik, kayaknya butuh waktu dan situasi dimana orang tersebut merasakan hal yang 'sama' dengan lirik tersebut barulah seseorang bisa menyukai musik itu.