Menurut Davidson dan Coper, beberapa faktor yang mempengaruhi stress akademik antara lain:
-
Faktor Internal. Faktor internal yang mempengaruhi stress akademik bersumber dari diri atau pribadi individu seperti kepribadian, locus of control, dan efikasi diri.
-
Faktor eksternal yang mempengaruhi munculnya stress akademik pada individu seperti faktor lingkungan rumah, lingkungan belajar dan lingkungan masyarakat).
Menurut Ross dkk (1999), sumber stres yang dialami oleh siswa dengan menggunakan alat Student Stress Survey (SSS) mencakup empat kategori sumber stres, yaitu : Masalah interpersonal, intrapersonal, akademik, lingkungan, frustrasi, konflik, tekanan, perubahan-perubahan, dan keinginan diri (Self imposed).
Para peneliti mengatakan, setidaknya terdapat lima hal yang mempengaruhi kondisi stress pada individu antara lain:
1) Kompetensi Sosial (Social Competence)
Individu yang kebal-stres memiliki kompetensi sosial yang baik. Mereka mudah bersahabat dengan teman sebaya ataupun orang dewasa, dan mampu membuat orang lain merasa nyaman bersama mereka.
2) Manajemen Impresi (Impression Management)
Individu yang kebal-stres mampu menampilkan diri mereka sebagai karakter yang menawan dan menarik. Mereka kelihatan sangat menyukai orang dewasa, karena merasa mereka dapat belajar banyak dari orangdewasa. Hal itu mengakibatkan orang dewasa mau menerima mereka dan menjadi mentor mereka.
3) Kepercayaan Diri (Self Confident)
Individu yang kebal-stres meyakini kemampuan yang mereka miliki dalam mengatasi situasi stres.Mereka melihat masalah mereka sebagai tantangan untuk diselesaikan daripada sebagai bukti ketidakmampuan mereka.
4) Kemandirian (Independence)
Individu yang kebal-stres adalah individu yang mandiri, dan tidak tergoyahkan oleh bujuk rayu apapun. Mereka berpikir untuk diri mereka sendiri dan tidak bisa dihalangi oleh kekuatan atau otoritas apapun. Mereka mampu menemukan tempat untuk mereka sendiri, dimana mereka dapat menemukan ketenangan, kerahasiaan dan kesempatan menciptakan situasi yang mereka butuhkan.
5) Prestasi (Achievement)
Individu yang kebal-stres adalah individu yang produktif. Mereka mendapatnilai yang bagus, dan memiliki hobi (menulis puisi, seni ukir, seni lukis,seni pahat, dsb). Sebagian dari talenta dan kekuatan yang mereka miliki diarahkan untuk tugas yang paling penting, yakni untuk bertahan hidup (survival).