Mempunyai Ego yang Tinggi
Seseorang dengan sikap anti sosial biasanya akan memiliki rasa ego yang tinggi, hal ini yang membuat mereka sangat sulit untuk berubah dari sikap anti sosial tersebut. Yang ada biasanya malah mereka memaksakan agar orang lain mengerti dan memahami diri mereka tanpa mengindahkan pendapat dari orang lain.
Jarang Berbicara
Orang yang anti sosial terbiasa untuk memikirkan dirinya sendiri tanpa memperdulikan tentang orang lain, salah satu ciri yang sangat jelas dari sikap anti sosial adalah jarang berbicara. Saat mereka terpaksa berinteraksi dengan orang lain, mereka akan berbicara sedikit saja bahkan terkadang hanya menggunakan bahasa tubuh. Hal tersebut semata dilakukan untuk mengakhiri pembicaraan.
Tidak Meminta Bantuan
Saat orang anti sosial menghadapi suatu masalah, mereka tidak akan meminta bantuan terhadap orang lain. Sebaliknya yang mereka lakukan adalah berusaha menyelasaikan masalahnya sendirian. Orang anti sosial mempunyai mindset bahwa ia mampu menyelesaikan setiap masalahnya sendiri tanpa perlu bantuan orang lain.
Tidak Mempunyai Sikap Dominan
Setiap orang selalu ingin menjadi aktor utama dalam setiap kehidupan, entah itu di sekolah, pergaulan, maupun pekerjaan. Tetapi hal ini tidak berlaku sama sekali pada mereka yang memiliki sikap anti sosial. Mereka lebih memilih menjadi penonton dalam kehidupan ini daripada harus terlibat dalam sesuatu yang menurutnya tidak ada artinya.
Lebih Suka Menyendiri
Ciri orang anti sosial yang terakhir dan paling ketara adalah sikapnya yang lebih suka menyendiri daripada berkumpul dengan orang lain. Mereka lebih suka menghabiskan waktunya sendirian dengan hal uang diinginkannya daripada keluar berkumpul dengan orang lain. Intinya adalah seseorang yang anti-sosial menganggap hidupnya lebih berwarna jika sendirian tanpa ada gangguan dari orang lain.