Berbagai hal yang kita lakukan setiap hari memiliki kekuatan untuk mengubah cara kita berpikir. Semakin banyak waktu yang kita habiskan untuk melakukan sesuatu, semakin membentuk cara kita melihat dunia. Akan ada satu aktivitas atau kegiatan yang memberikan pengaruh sangat besar, salah satu contohnya adalah Tetris effect.
Nama “Tetris” diambil dari sebuah game populer yang terdiri dari menempatkan berbagai blok berbeda berbentuk sedemikian rupa sehingga tidak ada celah kosong di antara mereka. Game ini adalah salah satu game paling adiktif sepanjang masa. Orang dewasa, anak-anak, dan orang-orang dari segala usia telah menghabiskan waktu untuk memainkannya.
Apa itu Tetris Effect?
Istilah “Tetris” pertama kali diciptakan oleh seorang jurnalis bernama Jeffrey Goldsmith dalam artikel majalah Wired yang berjudul “This Is Your Brain on Tetris” pada tahun 1994. Tetris effect mengacu pada suatu kondisi ketika sesuatu yang kita fokuskan untuk waktu yang lama mulai muncul dalam pikiran, persepsi, atau mimpi kita. Tetris effect memang tidak menimbulkan efek yang serius, tetapi fenomena ini menarik minat para peneliti yang ingin mengetahui lebih dalam lagi bahwa permainan sederhana dapat memiliki efek besar pada persepsi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bermain Tetris dalam waktu lama dapat memengaruhi proses berpikir, gambaran mental, dan mimpi orang yang memainkannya. Banyak orang yang memainkan game Tetris mengalami sesuatu yang aneh. Mereka mulai melihat bentuk-bentuk yang dapat dibalik dan diatur pada benda-benda sehari-hari seperti kotak atau rumah, layaknya dalam game. Mereka terus memikirkan cara agar berbagai bentuk di sekitar mereka dapat saling melengkapi. Di satu sisi, pikiran mereka terus bermain game bahkan setelah mereka selesai. Bahkan dalam kasus, Tetris effect bisa sampai menyebabkan halusinasi hypnagogic, yaitu sensasi halusinasi yang tampak realistis yang terjadi selama transisi dari kondisi sadar menuju tidur.
Apa yang Menyebabkan Tetris Effect?
Beberapa psikolog berpikir kalau Tetris effect hanya masalah kebiasaan. Orang-orang yang menghabiskan waktu berjam-jam bermain game akan membuat pikiran mereka mulai memahami dunia melalui lensa game. Jika begitu, maka pada dasarnya Tetris effect hanya jenis memori prosedural tertentu.
Potongan bentuk mengambang yang diamati oleh pemain Tetris saat mereka tidak bermain adalah bayangan kognitif. Bayangan kognitif adalah semacam ilusi optik saat gambar terus muncul di depan mata kita meskipun paparan objek yang sebenarnya selesai. Ketika kita bermain Tetris selama berjam-jam, otak kita mulai menciptakan jalur saraf baru yang memungkinkan kita mengenali pola dengan lebih mudah. Otak seolah-olah membantu kita berlatih menyusun balok bahkan ketika kita sedang tidak bermain.
Seorang psikolog di University of California, Richard Haier menemukan kalau bermain Tetris secara teratur menghasilkan peningkatan ketebalan korteks serebral yang membuat kinerja otak lebih efisien. Bermain Tetris juga mempengaruhi plastisitas otak, yaitu kemampuan untuk berubah dan beradaptasi berdasarkan pengalaman.
Penelitian lain yang menggunakan pemindaian otak dan menemukan bahwa Tetris memiliki efek langsung pada konfigurasi otak kita. Misalnya, sebuah studi tahun 1994 oleh Okagaki dan French menunjukkan bahwa bermain dua belas sesi, yang masing-masing sesi adalah 30 menit dapat membuat materi abu-abu pada otak seseorang menjadi lebih padat.
Bagian dari otak kita secara langsung terkait dengan kecerdasan, fleksibilitas kognitif, dan banyak kemampuan lainnya. Hal ini membuat para peneliti menyimpulkan bahwa bermain Tetris meningkatkan perkembangan kognitif, meningkatkan kapasitas memori, dan secara umum berkontribusi untuk menjaga kesehatan otak. Jika memang begitu, maka bermain Tetris sebenarnya bisa menjadi hal yang positif.
Contoh Lain Tetris Effect
Perubahan cara berpikir dan memandang dunia tidak hanya terjadi pada Tetris. Banyak aktivitas lain yang dapat berdampak efek ini pada otak. Misalnya, memecahkan kubus Rubik secepat mungkin (speedcubing) dapat memengaruhi persepsi visual dan cara kita menggunakan logika. Hal yang sama berlaku untuk matematika. Tetris effect juga dapat mempengaruhi indera lainnya. Misalnya, saat kita mengalami “sea legs” yaitu perasaan yang kita alami ketika berdiri di darat setelah berada di atas kapal untuk waktu yang lama.
Manfaat Tetris Effect
Tetris effect bisa terjadi setiap kali kita menghabiskan banyak waktu pada aktivitas yang melibatkan gambar, pikiran, atau gerakan berulang. Dalam banyak kasus, efek ini dapat memberikan dampak positif, seperti:
- Meningkatkan tidur. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur dapat ditingkatkan dengan bantuan Tetris effect. Kuncinya adalah melatih otak kita untuk berkonsentrasi pada pikiran dan gambaran santai yang berhubungan dengan tidur. Setelah otak digunakan untuk berulang kali fokus pada gambar-gambar ini, kita cenderung tidak terganggu oleh pikiran yang membuat stres. Tindakan berulang seperti bermeditasi atau bahkan memvisualisasikan blok Tetris yang jatuh ke tempatnya akan menginstruksikan otak kita untuk mengenali momen-momen ini sebagai prasyarat untuk tidur.
- Mengatasi bias negatif. Kita secara alami akan lebih mengingat pengalaman negatif daripada pengalaman menyenangkan. Kecenderungan ini dikenal sebagai bias negatif. Tetris effect merupakan salah satu bentuk kebiasaan dapat digunakan untuk membantu kita lebih memperhatikan hal-hal yang positif. Ini dapat berfungsi sebagai pertahanan otak terhadap bias negatif. Misalnya dengan rutin berlatih bersyukur kita bisa melatih otak kita untuk mengingat sisi positif dari suatu kejadian dan membuang pikiran negatif.
- Mengatasi trauma. Keadaan disosiatif yang diciptakan selama bermain Tetris bisa menghalangi pembentukan ingatan jangka panjang yang dapat menyebabkan gangguan stres pasca-trauma atau PTSD. Bagian otak yang biasanya membentuk ingatan ini sedang diisi dengan teka-teki spasial. Akibatnya, orang yang bermain game langsung setelah peristiwa menyedihkan akan mengingat pola Tetris daripada pengalaman traumatis.
Referensi:
Exploring your mind. (2019, March 7). The Tetris Effect: What Is It? Retrieved October 25, 2021, from https://exploringyourmind.com/tetris-effect/
Theodore. (2020, April). The Tetris Effect (Definition + Exampels). Retrieved October 25, 2021, from https://practicalpie.com/the-tetris-effect/.